Berita

Dino Patti Djalal/Net

Dunia

Diplomasi Terhambat, Dino Patti Djalal Desak Prabowo Tunjuk Dubes AS dan PBB

SENIN, 23 JUNI 2025 | 12:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, menyerukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengisi posisi duta besar (Dubes) yang masih kosong, termasuk untuk pos strategis di Washington DC, New York, Jenewa, dan Berlin.

Melalui akun media sosialnya, Dino menyampaikan kekhawatirannya terhadap kekosongan kursi diplomatik di negara-negara kunci yang menurutnya vital dalam menghadapi situasi global yang kian memanas.

“Yth Presiden @prabowo, kind reminder: dalam dunia yang semakin dihantui perang + konflik + krisis yang berbahaya, mohon agar kursi dubes-dubes untuk Amerika, PBB (New York & Jenewa), Jerman yang sudah lama kosong dapat segera diisi,” tulis Dino di X, seperti dikutip pada Senin, 23 Juni 2025.


Ia menegaskan bahwa keberadaan duta besar di negara-negara tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan sangat menentukan posisi dan pengaruh Indonesia dalam diplomasi internasional.

“Kursi-kursi Dubes yang kosong membuat Indonesia sulit berdiplomasi secara efektif di garis terdepan,” tegasnya.

Permintaan ini mencuat di tengah meningkatnya ketegangan global pasca serangan militer AS ke Iran dan gejolak diplomatik di Dewan Keamanan PBB.

Indonesia, sebagai negara besar di Asia Tenggara dan anggota G20, dinilai perlu menjaga kehadiran aktif di forum-forum global, terutama melalui perwakilan diplomatik senior.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Istana terkait penunjukan duta besar baru di pos-pos yang disebut Dino.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

TNI AL dan Kemhan Belanda Bahas Infrastruktur Bawah Laut Kritis

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:00

Beda Imlek dan Cap Go Meh, Ini Makna dan Rangkaian Tradisinya

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:52

Kabar Baik! Bansos PKH dan Bencana Bakal Cair Jelang Lebaran

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:36

KPK Sita 50 Ribu Dolar AS dari Kantor dan Rumah Dinas Ketua PN Depok

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:27

Mengupas Multi Makna Kata 'Lagi'

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:18

Keberadaan Manusia Gerobak Bakal Ditertibkan Jelang Ramadan

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:07

Prabowo Diyakini Bisa Dua Periode Tanpa Gibran

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:02

KPK Endus Pencucian Uang Korupsi Sudewo Lewat Koperasi

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

Selengkapnya