Berita

Wakil Ketua DPRA, Ali Basrah/Istimewa

Nusantara

Langkah Kapolda Aceh Kerahkan Anjing K9 ke Perbatasan Diapresiasi DPRA

MINGGU, 22 JUNI 2025 | 06:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Ali Basrah, mengapresiasi langkah cepat Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko yang telah mengerahkan dua anjing pelacak (K9) ke wilayah Aceh Tenggara (Agara) sebagai bagian dari penguatan pengawasan terhadap peredaran narkotika di kawasan perbatasan.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Kapolda Aceh yang sudah langsung merespons dan mengirimkan anjing pelacak ke Aceh Tenggara. Ini sangat membantu pengawasan terhadap peredaran gelap narkotika di wilayah perbatasan,” ujar Ali Basrah, dikutip RMOLAceh, Sabtu, 21 Juni 2025.

Penyerahan dua ekor anjing pelacak tersebut dilakukan pada Selasa, 17 Juni 2025, sekitar pukul 11.00 WIB di Lapangan Mapolres Aceh Tenggara. Dua anjing K9 tersebut akan memperkuat unit pelacak yang diperbantukan ke Polres setempat dalam mendeteksi peredaran sabu dan ganja.


Ali menilai keberadaan K9 sebagai bagian dari strategi memperkuat pengawasan dan efektivitas penindakan terhadap kasus narkoba yang masih marak di Aceh Tenggara.

“Dua ekor anjing ini akan digunakan untuk pelacakan sabu dan ganja, khususnya di wilayah-wilayah rawan peredaran,” katanya.

Ia menjelaskan, terdapat dua titik utama yang menjadi fokus pengawasan yakni perbatasan Aceh Tenggara–Sumatera Utara di Pos Polisi Lawe Pakam dan perbatasan Aceh Tenggara–Gayo Lues di Kecamatan Ketambe.

“Langkah ini sangat penting untuk mencegah masuknya narkoba ke Aceh Tenggara,” ucapnya.

Selain menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Aceh, Ali juga memberikan penghargaan atas kinerja Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam pemberantasan narkoba.

“Apresiasi juga kami sampaikan kepada Kapolres Aceh Tenggara. Sejak AKBP Yulhendri menjabat, kasus narkoba sudah jauh berkurang. Ini harus kita dukung bersama,” tuturnya.

Berdasarkan data Polres Aceh Tenggara, kasus narkoba di daerah tersebut masih tergolong tinggi. Dari Januari hingga Mei 2025 tercatat 34 kasus sabu dan 2 kasus ganja, dengan total barang bukti sebanyak 1.274,96 gram sabu dan 10.652,42 gram ganja.

Sebagai perbandingan, sepanjang 2024, terdapat 104 kasus sabu, 8 kasus ganja, dan 1 kasus ekstasi dengan barang bukti sebanyak 845,49 gram sabu dan 814,8 gram ganja.

Karena itulah, Ali Basrah, yang juga Ketua Forum Bersama (Forbes) DPRA Daerah Pemilihan 8, menegaskan dukungannya terhadap segala upaya pemberantasan narkoba, termasuk melalui penguatan anggaran operasional.

“Kita support penuh. Petugas di lapangan juga perlu peralatan dan dukungan agar tidak kewalahan, apalagi intensitas pemeriksaan kini semakin tinggi,” tegas Ali.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan DPRK Aceh Tenggara telah dilakukan agar alokasi anggaran untuk mendukung operasional Unit K9 dan personel kepolisian dapat masuk dalam APBK.

“Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten, kepolisian, dan masyarakat terus diperkuat untuk memerangi narkoba, terutama di wilayah-wilayah pelosok,” pungkas Ali.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya