Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Erick Thohir Dinilai Terlalu Asik Branding Diri daripada Urus Negara

SABTU, 21 JUNI 2025 | 19:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Erick Thohir dinilai hanya memanfaatkan jabatannya untuk menampilkan reputasi diri, baik sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Pengamat pemerintahan dari Citra Institute, Efriza memerhatikan, kinerja Erick Thohir sebagai Menteri BUMN telah dievaluasi oleh Presiden Prabowo, salah satunya terkait BUMN Karya yang terus membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melalui skema penyertaan modal negara (PMN).

"Kita bisa pelajari dengan cermat dari pernyataan Presiden Prabowo, bahwa BUMN Karya merasa santai dan lamban dalam pengerjaan proyek lantaran memiliki kepastian suntikan anggaran, dari Kementerian Keuangan melalui skema PMN," ujar Efriza kepada RMOL, Sabtu, 21 Juni 2025.


"Jadi kinerja pengelolaan BUMN memang amat kurang dalam kecepatan maupun kualitas, tetapi soal dana cenderung boros dan menganggapnya tak masalah karena ada PMN," sambungnya.

Menurutnya, seharusnya kinerja Erick Thohir di BUMN dapat menghasilkan terobosan-terobosan yang tidak membebani keuangan negara, apalagi dirinya sudah periode menduduki kursi jabatan ini.

"Menyembul di publik bahwa kinerja minus Erick disebabkan terlalu banyak yang diurusinya, seperti keterlibatan dibidang non-kementerian sebagai Ketua Umum PSSI," urai Efriza.

Magister ilmu politik jebolan Universitas Nasional (UNAS) itu menganggap fokus Erick Thohir sebagai pejabat negara telah bergeser, yakni lebih memilih menggenjot popularitasnya dengan lebih fokus di PSSI. 

"Ia terlalu asyik membranding diri dan popularitasnya di PSSI, sehingga persoalan struktural BUMN tak tuntas diselesaikan secara menyeluruh," demikian Efriza menambahkan.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Pidato Berapi-api Jokowi di Rakernas PSI Diramalkan Jadi yang Terakhir

Minggu, 08 Februari 2026 | 02:33

UPDATE

Bebas Aktif Tapi di Bawah Komando Trump

Rabu, 18 Februari 2026 | 05:50

Prabowo Mirip Soeharto Tidak Mau Dispekulasikan Publik

Rabu, 18 Februari 2026 | 05:28

Belasan Siswa SMK Cedera Akibat Panggung Acara Perpisahan Ambruk

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:58

Modeling Budidaya Lobster di Batam Penuhi Kebutuhan Imlek

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:42

Polisi Lakukan Ekshumasi Selidiki Kematian Santri di Wonogiri

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:21

Sate Maranggi Mbah Goen Hadirkan Sentuhan Budaya Sunda dan Wisata Alam

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:58

Green Jobs Class Solusi Atasi Masalah Sampah di Kota Bandung

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:36

TNI Gercep Atasi Sedimentasi di Perairan Aceh Tamiang

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:19

Legislator PKB Minta Pemprov Hati-hati Terapkan Opsen Pajak Kendaraan

Rabu, 18 Februari 2026 | 02:59

Puluhan Warga Keracunan di Purworejo Tidak Terkait MBG

Rabu, 18 Februari 2026 | 02:33

Selengkapnya