Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin/Ist

Politik

Kunjungan Prabowo ke Rusia Diharap Percepat Penyelesaian FTA

SABTU, 21 JUNI 2025 | 04:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia diharapkan dapat mempercepat penyelesaian Free Trade Agreement (FTA) antara Indonesia dan Eurasian Economic Union (EAEU), yang terdiri dari negara-negara seperti Rusia, Belarus, Kazakhstan, Armenia, dan Kirgistan.

Harapan itu disampaikan Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang ihwal kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Istana Constantine, Rusia.

"FTA ini membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan akses pasar bagi produk-produk unggulan kita seperti pertanian, kelapa sawit, dan produk manufaktur dengan nilai tambah tinggi," ucap Andina kepada wartawan, Jumat 20 Juni 2025.


Meski demikian, Andina menekankan setiap kerja sama yang dibangun harus memberi manfaat nyata bagi pembangunan nasional.

"Kami di DPR RI, melalui fungsi pengawasan dan penganggaran, akan memastikan bahwa setiap langkah diplomasi ekonomi dan politik memberikan dampak positif dan nyata bagi kesejahteraan rakyat Indonesia," kata Andina.

Andina mengaku mendukung setiap upaya diplomasi yang dilakukan pemerintah. 

"Kita harus terus berkomitmen dalam peran kita sebagai bangsa yang mendorong perdamaian dunia serta mitra ekonomi yang handal, menjadikan kerjasama ini sebagai pijakan untuk masa depan yang lebih cerah dan stabil," demikian Andina.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto diterima oleh Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Konstantine Novsky, St. Petersburg, Rusia, Kamis 19 Juni 2025 waktu setempat.

Kunjungan resmi ke Istana Konstantine merupakan agenda utama Presiden Prabowo dalam lawatan luar negerinya di St. Petersburg pada tanggal 18—20 Juni 2025.


Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya