Berita

Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay dan Kepala Kejati DKI Jakarta, Patris Yusrian Jaya, serta jajaran saat menandatangi Perjanjian Kerja Sama (PKS) guna menghadapi tantangan dalam penegakan hukum ke depan./Ist

Pertahanan

Kejati dan Kodam Jalin Kerja Sama Hadapi Tantangan Penegakan Hukum

JUMAT, 20 JUNI 2025 | 11:06 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Kejati Jawa Barat dan Kejati Banten bersama Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya menandatangi Perjanjian Kerja Sama (PKS) guna menghadapi tantangan dalam penegakan hukum ke depan.

Penandatanganan ini juga tindak lanjut dari Nota Kesepahaman Nomor NK/6/IV/2023/TNI, antara Kejaksaan Republik Indonesia dan TNI yang telah ditandatangani pada 6 April 2023.

"Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks, serta dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berkeadilan," kata Kepala Kejati DKI Jakarta, Patris Yusrian Jaya dalam keterangan resmi yang diterima pada Kamis, 19 Juni 2025.


Patris menyebut kesepakatan ini juga menjadi dasar formal untuk mempererat koordinasi dan kolaborasi dalam bidang penegakan hukum serta dukungan tugas kelembagaan.

Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi; pendidikan dan pelatihan bersama antara Kejaksaan dan TNI; pertukaran informasi untuk kepentingan penegakan hukum; dukungan personel TNI dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan; pemberian bantuan hukum oleh Kejaksaan kepada Kodam Jaya di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Selanjutnya, pemanfaatan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan kelembagaan, dan terakhir koordinasi teknis dalam penyidikan, penuntutan, serta penanganan perkara koneksitas.

"Melalui perjanjian ini, diharapkan tercipta kemitraan yang kokoh antara Kejaksaan dan TNI, dengan semangat saling menghormati tugas dan wewenang, serta berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," kata Patris

Penandatanganan kerja sama ini dihadiri langsung oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Kepala Kejati Banten Siswanto, serta perwakilan dari Kejati Jawa Barat, jajaran pejabat Kodam Jaya, para kepala kejaksaan negeri wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya