Berita

Ilusrasi/RMOL

Bisnis

BOJ Setuju Naikkan Suku Bunga jika Sudah Ada Kejelasan Soal tarif

JUMAT, 20 JUNI 2025 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para pejabat bank sentral Jepang, Bank of Japan (BOJ), sepakat perlu menaikkan suku bunga yang saat ini masih sangat rendah.

Risalah rapat kebijakan BOJ yang dirilis Jumat 20 Juni 2025 menyebutkan bahwa meskipun ada kesepakatan tersebut, beberapa melihat perlunya jeda untuk sementara waktu karena ketidakpastian atas kebijakan perdagangan Amerika Serikat. 

Akhirnya, pada rapat tersebut, BOJ mempertahankan suku bunga tetap pada 0,5 persen tetapi secara tajam memangkas perkiraan pertumbuhan dan inflasi, karena pukulan tarif AS.


Jika ekonomi melanjutkan pemulihan, maka dewan setuju untuk terus menaikkan suku bunga. Dalam risalah, beberapa mengatakan, waktu bagi Jepang untuk melihat inflasi yang mendasarinya menyatu menuju target 2 persen BOJ telah diundur sekitar satu tahun. 

Namun, beberapa di antaranya juga memperingatkan bahwa impor China yang murah dapat menekan harga Jepang, yang lain mengatakan inflasi dapat melampaui proyeksi BOJ karena perusahaan menjadi lebih bersedia untuk menaikkan harga dan upah.

Tarif besar-besaran Presiden AS Donald Trump tampaknya mendominasi diskusi. Beberapa anggota dewan memperkirakan BOJ akan memasuki pola menunggu hingga ada kejelasan lebih lanjut tentang pembicaraan perdagangan AS.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya