Berita

Jemaah haji Indonesia/Ist

Nusantara

Jemaah Haji Ungkap Kepuasan Atas Layanan Katering BPKH Limited

JUMAT, 20 JUNI 2025 | 02:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sejumlah jemaah haji asal Indonesia memuji layanan katering yang mereka terima selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, khususnya pada masa-masa krusial pasca-Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). 

Layanan konsumsi yang disediakan BPKH Limited selama pelaksanaan ibadah haji 2025 itu berjalan lancar hingga acara puncak.

Saat kelelahan usai melaksanakan rangkaian ibadah puncak haji, layanan konsumsi yang optimal membuat jamaah dapat fokus beribadah tanpa perlu repot-repot mencari makanan.


Salah satu jemaah, Zacky Muhammad Zamzam, mengungkapkan rasa syukurnya atas fasilitas makanan yang disediakan panitia. 

“Alhamdulillah, karena dapat makan pasca puncak haji, kita merasa sangat terbantu. Kita sedang lelah setelah Armuzna, jadi ketika difasilitasi makan, tidak perlu keluar untuk mencari makanan,” ujarnya Zacky dalam keterangannya, Kamis malam, 19 Juni 2025.

Zacky juga menegaskan ia tidak menerima kompensasi tambahan karena layanan katering dari syarikah (penyedia jasa) sudah memadai. 

“Enggak, karena sudah dapat makanan dari syarikah,” ungkapnya. 

Ia menambahkan layanan katering berjalan lancar, termasuk pada tanggal 14 dan 15 Zulhijah. “Betul, alhamdulillah lancar untuk akomodasi makanan,” ungkapnya.

Menurut Zacky, pelayanan makanan selama di Arafah juga berjalan baik. 

“Waktu di Armuzna, khususnya di Arafah, (konsumsi) juga lancar di tenda. Makanan tepat waktu, banyak juga,” tuturnya. 

Ketika ditanya apakah porsi makanan yang disediakan cukup, ia menjawab tegas, “Berlimpah, alhamdulillah.”

Pengalaman positif ini menggarisbawahi pentingnya penyediaan layanan katering yang andal dan berkualitas tinggi bagi kenyamanan dan kelancaran ibadah jemaah haji, khususnya setelah melalui fase-fase ibadah yang intens. 

Layanan katering yang optimal, seperti yang disediakan oleh Kementerian Agama dan melibatkan BPKH Limited, terbukti esensial dalam mendukung jemaah menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan fokus.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya