Berita

Penandatanganan MoU antara Ketua KPK Setyo Budiyanto dengan Menteri PKP Maruarar Sirait/Ist

Hukum

Libatkan KPK, Maruarar Ingin Kementerian PKP Bebas Korupsi

RABU, 18 JUNI 2025 | 20:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait alias Ara menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi di Kementerian PKP.

Kerja sama itu dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara kedua lembaga di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu, 18 Juni 2025.

"Saya mengucapkan terima kasih mendapatkan dukungan personalia dari KPK. Ini sangat membantu kami dalam pencegahan dan memberantas korupsi di kementerian," kata Ara di Gedung Merah Putih KPK.


Ara menjelaskan, kedatangannya bersama jajaran bertujuan untuk memperkuat kerja sama dengan KPK.

"MoU sudah kami tanda tangani, saya sangat berterima kasih tadi langsung ditanda tangan oleh Bapak Ketua KPK Setyo dan kami sendiri," tutur Ara.

MoU tersebut berisi pertukaran informasi dan data, pencegahan tindak pidana korupsi, serta peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Kemudian pemanfaatan barang rampasan, sosialisasi antikorupsi. Kami juga memohon tambahan SDM untuk membantu dan langsung direspons cepat pimpinan KPK," sambung Ara.

Sementara itu, KPK mendukung upaya Kementerian PKP dalam upaya memerangi korupsi secara bersama-sama.

"Pak Menteri berharap ke depannya Kementerian PKP bisa menjadi salah satu kementerian yang sangat bersih tanpa korupsi. KPK menyambut baik dalam MoU ini," kata Sekjen KPK, Cahya H Harefa.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya