Berita

Wakil Ketua Umum Golkar, Idrus Marham (kemeja batik)/Ist

Politik

Golkar Bantah Hubungan Bahlil dan Prabowo Merenggang

RABU, 18 JUNI 2025 | 00:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hubungan Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia dan Presiden Prabowo Subianto masih dekat, baik secara fisik maupun perspektif visi-misi.

Demikian antara lain disampaikan Wakil Ketua Umum Golkar, Idrus Marham merespons peristiwa Prabowo tidak menyalami Bahlil saat mengantar lawatan Kepala Negara ke Singapura, Minggu, 15 Juni 2025.

"Cara berpikir Golkar, kedekatan harus dilihat dalam perspektif visi-misi, bukan hanya sekadar arti fisik," kata Idrus di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Selasa, 17 Juni 2025.


Sebagai anggota Kabinet Merah Putih, Bahlil juga selalu menjalankan tugas dan arahan Presiden Prabowo. Yang terbaru adalah turun ke lapangan mengatasi tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Dari sisi kepartaian, Golkar juga punya visi dan misi sesuai asta cita Presiden Prabowo dalam gerakan pembangunan nasional.

"Lalu dimana kerenggangannya? Golkar sudah mengambil ketetapan berada pada bagian terdepan melakukan asta cita sebagai sebuah gerakan pembangunan," katanya.

Rumor kerenggangan hubungan Bahlil dan Prabowo mencuat setelah momen Prabowo tidak menyalami Bahlil terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial.

Saat kejadian, Menteri ESDM itu turut melepas kepergian Prabowo di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu, 15 Juni 2025 sore.

Di momen itu, Prabowo menyalami beberapa pejabat seperti Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka; Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad; dan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Sementara kepada Bahli, Prabowo hanya menunjuk Bahlil tanpa bersalaman.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya