Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno/Ist

Politik

Bersama Akademisi di Sumut, Eddy Soeparno Bicara Keadilan Energi Listrik untuk Rakyat

SELASA, 17 JUNI 2025 | 21:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mewujudkan keadilan energi listrik bagi seluruh rakyat Indonesia adalah satu keharusan. Terlebih, listrik adalah hak seluruh warga negara tanpa kecuali.

Begitu dikatakan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menggelar rangkaian acara MPR Goes to Campus di Sumatera Utara. 

Dalam rangkaian acara ini, Eddy Soeparno akan berdialog dengan Guru Besar, Akademisi, Dosen dan Mahasiswa di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Negeri Medan (Unimed) dan UIN Sumatera Utara Medan. 


Dikatakan Eddy Soeparno, saat ini ada 10.800 desa di Indonesia yang belum teraliri listrik di wilayahnya. Ada sekitar 780.000 warga negara yang saat ini masih belum menikmati haknya untuk mendapatkan listrik. 

"Situasi ini yang terus diupayakan jalan keluarnya oleh pemerintah bersama dengan PLN untuk memastikan keadilan listrik bagi saudara-saudara kita," ujar Eddy dalam keterangan tertulis, Selasa 17 Juni 2025.

Eddy menjelaskan peran MPR adalah sebagai lembaga yang melaksanakan amanat konstitusi, yang diantaranya adalah mewujudkan hak rakyat untuk lingkungan bersih dan sehat. 

"Mungkin ada yang bertanya kok MPR tiba-tiba mengurus lingkungan? Padahal jelas dalam konstitusi kita terdapat hak bagi seluruh warga negara untuk mendapatkan lingkungan yang sehat,"

"Selain itu amanat Pasal 33 UUD 1945 pasal 34 menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus berdasarkan prinsip keberlanjutan dan keadilan," tegasnya. 

Ke depan, Wakil Ketua Umum PAN itu terus mengajak kampus untuk berkolaborasi memberikan ide dan gagasan terbaik untuk mempercepat transisi energi sekaligus merawat lingkungan hidup bersih dan sehat. 

"Lebih dari rumah rakyat, MPR RI adalah rumah kolaborasi dengan semua pihak terutama kampus dalam hal ini Guru Besar, Akademisi dan mahasiswa untuk bersama-sama menyelamatkan lingkungan kita," pungkasnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya