Berita

Wakil Sekretaris Dewan Syura DPP PKB, KH Maman Imanulhaq (paling kiri)/Ist

Politik

PKB Gelar Konferensi Internasional Dorong Pesantren Mandiri Menuju Indonesia Emas

SELASA, 17 JUNI 2025 | 19:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar Konferensi Internasional bertema “Pesantren Berkelas Menuju Indonesia Emas: Menyatukan Tradisi, Inovasi, dan Kemandirian” pada 24-26 Juni 2025 di Hotel Sahid, Jakarta.

Konferensi ini menegaskan komitmen untuk menggali, mendesain, dan membangun pesantren yang mandiri serta mampu melahirkan generasi unggul dalam menyongsong masa depan, tanpa kehilangan nilai-nilai tradisi.

Wakil Sekretaris Dewan Syura DPP PKB, KH Maman Imanulhaq, menyampaikan bahwa salah satu amanat Undang-Undang Pesantren adalah kemandirian. 


“Nilai utama pesantren adalah mandiri. Dulu bahkan ada anggapan bahwa pesantren tidak boleh mendapat bantuan negara. Tapi kini negara harus hadir karena kontribusi pesantren sangat besar dalam pembangunan,” ujar Maman di kantor PKB, Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 17 Juni 2025.

Ia menegaskan bahwa konferensi ini bukan hanya wadah diskusi, melainkan juga ruang berbagi praktik baik dari pesantren-pesantren mandiri kepada pesantren yang sedang tumbuh. 

“Salah satu Dirjen yang kita perjuangkan, terutama dari Komisi VIII adalah Dirjen pesantren. Nah dirjen pesantren ini masih belum bisa dibentuk karena kita masih membutuhkan empat direktur. Kita akan perjuangkan untuk Dirjen pesantren ini anggaran sekitar Rp4,3 triliun lebih," ungkapnya.

Pesantren-pesantren yang telah memiliki unit usaha seperti pertanian dan UMKM, kata Maman, diharapkan dapat menjadi model dan pendamping bagi pesantren lainnya.

Selain mendorong kemandirian, forum ini juga menunjukkan keterbukaan pesantren terhadap isu transparansi dan pencegahan kekerasan. Pesantren harus terbuka terhadap masyarakat, termasuk mencegah kekerasan yang dilakukan oleh oknum tokoh agama.

Acara ini akan menghadirkan sejumlah narasumber ternama, antara lain Ketua Dewan Syura DPP PKB, Ketua Umum DPP PKB, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, Prof. Dr. Nasaruddin Umar (Menteri Agama RI), Prof. Dr. Abdul Mu’ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI), dan Prof. Stella Christie (Wamen Pendidikan Tinggi RI).

Sebanyak 300 peserta aktif diundang secara khusus, terdiri dari pengasuh pesantren, pimpinan ormas keagamaan (NU, Muhammadiyah, Al-Washliyah, Al-Irsyad, Mathla’ul Anwar, Nahdlatul Wathan), lembaga pendidikan Islam unggulan, akademisi, peneliti, dan pengurus PKB.

Panitia juga menyiapkan fasilitator dan moderator berpengalaman guna mendorong partisipasi aktif peserta dalam diskusi strategi dan kebutuhan pesantren ke depan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya