Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Iran Cegat Kapal Inggris, Diduga Dukung Serangan Israel

MINGGU, 15 JUNI 2025 | 15:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Angkatan Laut Iran mengklaim telah mencegah sebuah kapal perusak milik Inggris memasuki Teluk Persia di tengah dugaan bahwa kapal tersebut tengah melakukan misi dukungan terhadap Israel dalam mengarahkan serangan rudal ke wilayah Iran.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh Kantor Hubungan Masyarakat Zona Angkatan Laut Pertama Iran, disebutkan bahwa kapal perang Inggris tersebut memasuki wilayah Laut Oman bagian utara dengan niat mencurigakan, dan langsung direspons oleh sistem pengawasan serta pesawat nirawak tempur milik Iran.

“Kapal tersebut dicegah untuk melanjutkan perjalanan menuju Teluk Persia setelah peringatan yang jelas dan langsung dikeluarkan oleh pesawat nirawak angkatan laut Iran,” demikian pernyataan pihak militer Iran, seperti dimuat kantor berita pemerintah Iran IRNA pada Minggu, 15 Juni 2025. 


Menurut pernyataan tersebut, kapal perusak Inggris berhasil diidentifikasi dan dilacak sejak awal berkat sistem intelijen maritim Iran. Setelah mendapat peringatan tegas, kapal tersebut disebut terpaksa mengubah arah dan meninggalkan wilayah strategis tersebut.

“Berkat kewaspadaan tepat waktu dari sistem intelijen kami, kapal perusak tersebut diidentifikasi, dilacak, dan akhirnya dipaksa untuk mengubah arah,” tambahnya.

Angkatan Laut Iran juga menuding bahwa kapal Inggris itu berada di kawasan tersebut untuk membantu rezim Zionis dalam melakukan serangan terkoordinasi terhadap target-target di Iran, menyusul rentetan eskalasi militer baru-baru ini.

Ketegangan di kawasan meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir, setelah Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target strategis Iran yang menewaskan beberapa tokoh militer senior. 

Iran membalas dengan meluncurkanOperasi True Promise III, serangan rudal dan pesawat tak berawak yang menargetkan posisi Israel di wilayah pendudukan.

“Setiap gerakan yang mengancam keamanan nasional atau mendukung agresi musuh akan ditanggapi dengan tindakan segera dan tegas,” tegas Angkatan Laut Iran dalam pernyataannya.

Hingga kini, belum ada komentar resmi dari Kementerian Pertahanan Inggris atau pihak militer Israel mengenai insiden ini.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya