Berita

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo/RMOL

Hukum

KPK Ingin Kenaikan Gaji Hakim Dibarengi Pengawasan Ketat

MINGGU, 15 JUNI 2025 | 15:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kenaikan gaji hakim juga dibutuhkan pengawasan yang kuat agar pelaksanaan tugas dan fungsinya dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

Begitu disampaikan Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang akan menaikkan gaji hakim sebesar 280 persen.

"Tentu KPK berharap dengan adanya kenaikan gaji, adanya kenaikan kesejahteraan, ini juga membentengi, ini juga bisa membentengi diri dari godaan-godaan ataupun potensi untuk melakukan tindak pidana korupsi," kata Budi kepada wartawan, Minggu 15 Juni 2025.


Bukan hanya itu, kata Budi, kenaikan gaji juga dibutuhkan pengawasan yang kuat agar pelaksanaan tugas dan fungsinya juga dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

"Dan tentu juga dibutuhkan sebuah sistem ya, sehingga seluruh mekanisme, seluruh prosedur yang menjadi wadah dari pelaksanaan tugas dan fungsi dari hakim itu juga bisa betul-betul membentengi dari para hakim untuk melaksanakan tugas dan kewenangannya sesuai dengan mekanisme dan SOP," pungkas Budi.

Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk menaikkan gaji hakim sebesar 280 persen karena banyak koruptor yang lolos dari penegakkan hukum ketika masuk pengadilan.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam acara pengukuhan 1.451 hakim di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis 12 Juni 2025.

"Si koruptor, si maling, si bajingan itu begitu ke pengadilan lolos," ujar Prabowo.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya