Berita

Presiden Prabowo Subianto/Net

Dunia

Prabowo Diagendakan Lawatan ke Singapura, Bahas Kerja Sama Bilateral

MINGGU, 15 JUNI 2025 | 14:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto akan melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Singapura pada Senin, 16 Juni 2025. 

Ini menandai kunjungan kenegaraan pertama Presiden Prabowo ke negara tetangga tersebut sejak dilantik sebagai Presiden RI. 

Menurut laporan Kementerian Luar Negeri Singapura pada Minggu, 15, Juni 2025, Prabowo dijadwalkan menerima sambutan seremonial resmi di Gedung Parlemen Singapura dan bertemu dengan Presiden Tharman Shanmugaratnam. 


Sebagai bagian dari kehormatan diplomatik, Presiden Tharman juga akan menjamu Presiden RI dalam sebuah Jamuan Kenegaraan.

Presiden Prabowo juga akan bertemu dengan Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Singapura, Lawrence Wong, dalam Retret Pemimpin Singapura-Indonesia.

Retret ini merupakan forum tingkat tertinggi yang mempertemukan pemimpin kedua negara untuk meninjau kerja sama bilateral dan membahas arah masa depan hubungan Indonesia-Singapura.

“Retret Pemimpin tahunan ini merupakan bukti hubungan bilateral yang sangat baik dan ikatan interpersonal yang kuat antara para pemimpin kita,” bunyi pernyataan resmi dari pemerintah Singapura.

Kunjungan ini juga mencatat sejarah sebagai Retret Pemimpin pertama bagi Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Wong dalam kapasitas mereka saat ini.

Selama Retret, kedua pemimpin akan membahas sejumlah bidang strategis, termasuk pertahanan, ekonomi hijau, dan konektivitas. 

“Singapura dan Indonesia memiliki persahabatan yang telah terjalin lama dan berkolaborasi erat dalam berbagai bidang utama,” lanjut pernyataan tersebut.

Presiden Prabowo tidak datang sendiri. Ia akan didampingi oleh jajaran menteri Kabinet Merah Putih yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Rakyat Muhaimin Iskandar, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. 

Kemudian ada Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Investasi dan Industri Hilir Rosan Roeslani, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya