Berita

Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Probolinggo, Rendra Hadi Kusuma bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi/istimewa

Nusantara

Masyarakat Jangan Takut Laporkan Gratifikasi dan Pungli dalam SPMB 2025

SABTU, 14 JUNI 2025 | 23:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Probolinggo, Rendra Hadi Kusuma, mengimbau masyarakat segera melaporkan kalau menemukan praktik gratifikasi atau pungutan liar (pungli) dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.  

Legislator dari Fraksi PKB ini menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memastikan transparansi dan keadilan di pelaksanaan SPMB 2025 di Kabupaten Probolinggo.

“Jika ada indikasi pungli atau gratifikasi selama proses SPMB, segera laporkan ke Klinik Aspirasi DPRD Kabupaten Probolinggo,” tegasnya, dikutip RMOLJatim, Sabtu 14 Juni 2025.


Ia meminta pelapor melengkapi laporan dengan data jelas, mencakup nama pelaku, lokasi, waktu kejadian, barang bukti, serta identitas pelapor.  

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi menyatakan, SPMB 2025 tetap menggunakan empat jalur, yaitu Domisili, Afirmasi, Prestasi, dan Mutasi Tugas Orang Tua.  

“Jalur afirmasi dan prestasi dipertahankan untuk pemerataan kesempatan pendidikan,” jelas Dwijoko. 

Jalur Afirmasi diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, sementara Jalur Prestasi ditujukan bagi siswa berprestasi, baik akademik maupun nonakademik.  

Dwijoko berharap sistem ini mempermudah proses pendaftaran bagi orang tua dan calon siswa.  

DPRD Probolinggo berkomitmen memantau SPMB 2025 dan mendorong partisipasi masyarakat untuk meminimalisasi praktik merugikan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya