Berita

Politikus PSI, Dedy Nur Palakka bersama Presiden ke-7 RI, Joko Widodo/Net

Politik

Politikus PSI Dedy Nur Perlu Tes Kejiwaan, Samakan Jokowi dengan Nabi

JUMAT, 13 JUNI 2025 | 22:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Entah apa motif politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka hingga berani menyamakan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dengan seorang Nabi.

Anak buah Kaesang Pangarep ini dengan lantang menyebut Jokowi sudah memenuhi syarat menjadi seorang nabi.

Menurut pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga, apa yang disampaikan Dedy Nur di akun X centang biru miliknya, @DedynurPalakka tidak masuk di akal.


Jamiluddin pun mempertanyakan kondisi kejiwaan politisi partai yang kini dipimpin putra bungsu Jokowi itu.

“Orang seperti itu perlu dicek kesehatan jasmani dan rohaninya. Sebab orang normal tidak akan menyamakan Jokowi dengan nabi,” kata Jamiluddin, Jumat, 13 Juni 2025.

Klaim Dedy Nur seakan berbanding terbalik dengan fakta yang terjadi. Saat ini, mantan presiden dua periode itu kerap menjadi target kritikan publik lantaran sikap politiknya seolah-olah masih berkuasa meski sudah lengser sebagai presiden.

“Jokowi hingga saat ini sosok kontroversial, bahkan banyak disebut antagonis. Jadi, penilaian irasional semacam itu akan terus bermunculan bila di negeri ini banyak yang 'asal bapak senang' (ABS),” kata mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta ini. 

Melalui akun X pribadinya, Dedy Nur mengunggah ulang tulisan akun The Last Dodo, @bengkel dodo dengan komentar “Mantan Presiden Indonesia yang paling dekat dengan rakyat namanya” pada Senin, 9 Juni 2025.

Tulisan tersebut sontak dibanjiri komentar warganet. Banyak warganet mempertanyakan klaim Dedy Nur yang melabeli Jokowi sebagai presiden terbaik.

Tak mau diam, Dedy Nur kembali menuliskan pujian-pujian kepada Jokowi yang telah menjabat sebagai presiden selama 10 tahun. Yang paling menyorot perhatian, ia menyamakan Jokowi seperti seorang Nabi.

“Jadi Nabi pun sebenarnya beliau (Jokowi) ini sudah memenuhi syarat, cuman sepertinya beliau menikmati menjadi manusia biasa dengan senyum selalu lebar ketika bertemu dengan rakyat. Sementara di dunia lain masih ada saja yang tidak siap dengan realitas bahwa tugas kenegaraan beliau sudah selesai dengan paripurna,” cuitnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya