Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Djatmiko Bris Witjaksono/RMOL

Bisnis

Airlangga Hartarto Disebut Menteri Paling Aktif Kawal Perundingan IEU CEPA

JUMAT, 13 JUNI 2025 | 18:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perundingan dagang antara Indonesia dan Uni Eropa (IEU CEPA) mencapai tahap akhir berkat keterlibatan langsung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam proses negosiasi tingkat tinggi.

Hal itu diungkap Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Djatmiko Bris Witjaksono, yang menyampaikan apresiasinya atas dukungan Airlangga dalam pembicaraan bilateral yang berlangsung di Brussels, Belgia, pekan lalu.

"Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan mendampingi Pak Menko kemarin di Brussels. Kita melakukan pembicaraan yang sangat cair tapi juga monumental buat proses perundingan," ujarnya dalam agenda Diseminasi Hasil Perundingan IEU CEPA, di Jakarta, Jumat 13 Juni 2025.


Ia bahkan menyebut Airlangga sebagai satu-satunya menteri yang terjun langsung dalam proses perundingan yang telah berlangsung sebanyak 19 putaran selama sembilan tahun itu.

"Beliau satu-satunya Menteri yang hands-on langsung di dalam perundingan, bertemu dengan mitra menteri di mitra runding dan membahas secara substantif," jelasnya.

Menurut Djatmiko, pertemuan tersebut tidak hanya memperkuat posisi Indonesia dalam perundingan, tetapi juga menghasilkan kesepahaman awal yang menjadi dasar penyusunan dokumen hukum perjanjian.

"Ini bukan hanya dukungan moral, tapi dukungan substantif yang luar biasa. Alhamdulillah, pembicaraan yang dilakukan Pak Menko dengan Komisioner itu berujung pada satu kesepahaman," lanjutnya.

Djatmiko menambahkan, saat ini pihaknya hanya tinggal menyusun legal tax sebagai langkah akhir menuju finalisasi kesepakatan IEU CEPA.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya