Berita

Anggota Komisi VII DPR Fraksi Demokrat, Zulfikar Suhardi

Politik

Demokrat Dukung Pemerintah Jadikan Pusat Produksi Alat Kesehatan Global

JUMAT, 13 JUNI 2025 | 18:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ambisi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi alat kesehatan (Alkes) global harus didukung semua pihak.

Anggota Komisi VII DPR Fraksi Demokrat, Zulfikar Suhardi menilai, upaya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dengan memperkuat daya saing dan kemandirian industri alkes dalam negeri adalah upaya yang baik.

Menurutnya, penguatan ekosistem industri alat kesehatan nasional dari hulu hingga hilir amat sangat diperlukan agar Indonesia tidak semakin jauh tertinggal dari negara-negara lainnya.


“Industri kesehatan RI masih jauh tertinggal tapi langkah yang diambil Kemenperin sudah sangat tepat. Kalau tidak dimulai dari sekarang, maka Indonesia akan semakin jauh tertinggal,” kata Zulfikar Suhardi kepada wartawan, Jumat, 13 Juni 2025.

Upaya Kemenperin mengurangi ketergantungan impor, menarik investasi, serta membuka peluang lapangan kerja baru di sektor industri manufaktur juga akan membuat Indonesia sejajar dengan negara-negara di ASEAN seperti Malaysia hingga Singapura.

“Harus bisa menjadi negara mandiri, tidak tergantung dengan negara lain untuk bahan baku dan keperluan industri alat kesehatan yang ada di Indonesia,” lanjut Zulfikar.

Untuk itu, ia memastikan akan mengawal ketat langkah Kemenperin dalam memperkuat daya saing dan kemandirian industri alat kesehatan dalam negeri. Hal ini sejalan dengan asta cita pemerintahan Prabowo.

“Demokrat sangat mendukung langkah-langkah strategis yang dilakukan kementerian dan kabinet untuk mencapai target pemerintah yang disusun oleh Presiden Prabowo,” pungkasnya.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya