Berita

Presiden Prabowo Subianto di peresmian gedung baru Kampus Bhineka Tunggal Ika Universitas Pertahanan (Unhan) RI di Kawasan IPSC, Sentul, Bogor, Rabu, 11 Januari 2025/Repro

Politik

Prabowo Kenang Pernah Seangkatan dengan SBY, Akhirnya Sama-sama Jadi Presiden

RABU, 11 JUNI 2025 | 17:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Presiden RI Prabowo Subianto mengenang momen masa mudanya bersama Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat meresmikan gedung baru Kampus Bhineka Tunggal Ika Universitas Pertahanan (Unhan) RI di Kawasan IPSC, Sentul, Bogor, Rabu, 11 Januari 2025. 

Di hadapan para tamu undangan dan kadet mahasiswa Unhan, Prabowo mengungkapkan bahwa ia dan SBY memiliki kisah yang unik sebagai rekan seangkatan ketika masuk pendidikan militer. 

Dengan gaya khasnya yang humoris, Prabowo mengungkap bahwa SBY lulus terlebih dahulu, sementara dirinya diberi tambahan pendidikan satu tahun. 


"Saya dan Pak SBY mempunyai sejarah khusus, bahwa kita pernah satu angkatan waktu masuk taruna. keluarnya beliau tahun 73, karena almamater waktu itu sangat peduli sama saya, sangat cinta sama saya, saya ditambah pendidikan satu tahun,” ujar Prabowo disambut tawa dan tepuk tangan audiens.

Prabowo kemudian menambahkan dengan nada bercanda bahwa lembaga pendidikan militer mampu melihat kualitas calon pemimpin bangsa. Buktinya dirinya dan SBY sama-sama keluar menjadi Presiden RI. 

“Karena mungkin demikian hebatnya lembaga pendidikan kita, mereka bisa lihat kader-kader ini sudah matang, silakan keluar. Yang belum, ya ditambah satu tahun. Tapi dua-duanya jadi Presiden RI, gitu lho,” ujarnya, yang kembali disambut gelak tawa.

Di tengah candanya, Prabowo tetap mengingatkan para kadet untuk meneladani sosok SBY, bukan dirinya.

“Tapi para kadet, siswa, yang harus kalian contoh itu Pak SBY ya. Jangan macam-macam kalian. Saya ini termasuk anomali," tambahnya.

Selain nostalgia, Prabowo juga menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya yang tinggi kepada SBY sebagai pendiri Universitas Pertahanan. Ia menilai, langkah SBY saat menjadi Presiden untuk merintis pendirian Unhan adalah wujud dari visi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.

“Saya juga di sini menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pendiri universitas ini, Presiden kita ke-6 Pak SBY, yang memiliki visi jauh ke depan. Tindakan beliau sebagai presiden antara lain adalah memikirkan kader-kader bangsa untuk masa depan. Karena itulah kita bersyukur peresmian ini dihadiri oleh beliau,” ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama keberhasilan sebuah bangsa. Oleh karena itu, dalam kepemimpinannya, ia memastikan sektor pendidikan mendapatkan perhatian dan dukungan penuh.

“Lembaga pendidikan inilah yang menentukan apakah kita berhasil sebagai bangsa atau tidak. Karena itu juga dicerminkan dalam APBN kita. Sebagai Presiden RI, saya mengajukan APBN di mana sektor pendidikan mendapat alokasi anggaran tertinggi dari seluruh anggaran negara. Kalau tidak salah, yang tertinggi dalam sejarah RI,”* tegasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya