Berita

Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (PKE) pemerintah melalui digitalisasi Pendidikan/Ist

Bisnis

Perluasan Akses Digital Digenjot di Sekolah Pesisir

RABU, 11 JUNI 2025 | 09:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perluasan akses digital di sekolah terus mendapat dukungan demi mengurangi kesenjangan akses pendidikan digital di sejumlah wilayah. Dukungan ini salah satunya dilakukan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo  yang berkolaborasi dengan Indosat.

Hal ini sekaligus mendukung Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (PKE) pemerintah melalui digitalisasi pendidikan.

“Sebanyak tujuh sekolah di Jakarta dan Banyuwangi, Jawa Timur, menerima bantuan berupa 10 unit komputer dan satu smart board per sekolah," kata  Group Head Sekretaris Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin dalam keterangan tertulisnya, dikutip Rabu 11 Juni 2025.


Selain perangkat pembelajaran, sekolah-sekolah tersebut juga difasilitasi jaringan internet agar seluruh perangkat dapat langsung dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar,” ujar 

Ali menjelaskan, upaya ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo, yang salah satu fokusnya adalah bidang pendidikan.

Department Head TJSL Pelindo, Febrianto Zenny menambahkan, melalui dukungan ini, Pelindo mendorong kesiapan sekolah dalam menghadapi pembelajaran di era digital. 

“Kami ingin siswa di sekitar pelabuhan memiliki kesempatan belajar yang setara, termasuk dalam hal pemanfaatan teknologi,” kata Febrianto.

Berdasarkan data Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek tahun 2023, sekitar 13 persen sekolah di Indonesia belum memiliki akses internet yang memadai. Kondisi ini banyak dijumpai di wilayah pesisir dan terluar, termasuk sejumlah area kerja Pelindo.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya