Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Indeks Utama Jatuh, Bursa Saham Eropa Ditutup di Garis Merah

SELASA, 10 JUNI 2025 | 07:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Eropa melemah pada penutupan perdagangan Senin 9 Juni 2025 waktu setempat.

Investor mengambil sikap hati-hati menjelang pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China di London. Negosiasi, yang dimulai pada siang hari dan mungkin berlanjut hingga Selasa, berfokus pada pelonggaran pembatasan: 

AS dapat menghapus batasan ekspor teknologi jika China setuju untuk melonggarkan kontrol ekspor logam langka. 


Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup turun tipis 0,07 persen atau 0,40 poin menjadi 553,24 poin, setelah empat sesi kenaikan berturut-turut, penguatan beruntun terpanjang dalam tiga minggu. 

Di Jerman, Indeks DAX melemah 0,54 persen atau 130,14 poin menjadi 24.174,32. FTSE 100 Inggris melemah 0,06 persen atau 5,63 poin menjadi 8.832,28. CAC Prancis merugi 0,17 persen atau 13,40 poin menjadi 7.791,47.

Perdagangan relatif sepi karena pasar di Swiss, Denmark, dan Norwegia termasuk di antara yang tutup karena libur Whit Monday.

Sektor utilitas termasuk yang mencatat kerugian terbesar. 

China pada Jumat pekan lalu mengatakan bersedia untuk mempercepat pemeriksaan dan persetujuan ekspor tanah jarang ke perusahaan-perusahaan Uni Eropa.

Pabrikan otomotif - sektor yang rentan terhadap gangguan pasokan tanah jarang - tidak mengalami perubahan.

Perumus kebijakan ECB, Peter Kazimir, Senin, mengatakan bank sentral hampir menyelesaikan pemotongan suku bunga dan harus memperhatikan data selama beberapa pekan mendatang untuk menentukan apakah tindakan lebih lanjut diperlukan. 

Saham SAP turun lebih dari 2 persen. Saham LVMH dan Inditex naik masing-masing hampir 1 persen.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya