Berita

Mohammed Sinwar/Net

Dunia

Jenazah Pemimpin Hamas Mohammed Sinwar Ditemukan di Terowongan RS Eropa Gaza

SENIN, 09 JUNI 2025 | 11:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan bahwa mereka telah menemukan jenazah pemimpin Hamas Mohammed Sinwar di dalam sebuah terowongan bawah tanah yang terletak di bawah Rumah Sakit Eropa di kota Khan Younis, Gaza selatan.

Identitas Sinwar dipastikan melalui pemeriksaan DNA, menurut pernyataan resmi IDF yang juga merilis dokumentasi pendukung, termasuk salinan dokumen identitas milik Sinwar serta foto SIM-nya. 

Militer Israel menambahkan bahwa jenazah Mohammad Sabaneh, komandan Brigade Rafah Hamas, turut ditemukan di lokasi yang sama.


"Ini adalah contoh lain dari penggunaan sinis oleh Hamas, menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia dan menyalahgunakan infrastruktur sipil, seperti rumah sakit, untuk kepentingan militer," kata Juru Bicara IDF, Brigadir Jenderal Effie Defrin, seperti dikutip dari Reuters pada Senin, 9 Juni 2025.

IDF juga membagikan rekaman video yang memperlihatkan kondisi dalam terowongan, yang mencakup ruangan-ruangan sempit berisi senjata, perlengkapan tidur, serta peralatan dapur. 

Barang-barang yang diduga milik Sinwar dan Sabaneh, termasuk materi intelijen tambahan, telah disita untuk penyelidikan lebih lanjut.

Serangan udara yang menargetkan fasilitas tersebut terjadi pada 13 Mei lalu. Saat itu, militer Israel menyatakan bahwa mereka menyerang pusat komando dan kendali Hamas yang berada di infrastruktur bawah tanah rumah sakit tersebut.

Meskipun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengonfirmasi bahwa Mohammed Sinwar termasuk di antara yang tewas dalam serangan tersebut, Hamas hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait kematian Sinwar.

Serangan tersebut juga mengakibatkan kematian 28 warga Palestina dan melukai lebih dari 50 orang lainnya, menurut data Kementerian Kesehatan Palestina. 

Insiden ini kembali memicu kecaman internasional terkait kondisi fasilitas kesehatan di Gaza yang kian memburuk akibat serangan berulang IDF terhadap rumah sakit.

Israel secara konsisten menuduh Hamas menggunakan rumah sakit sebagai tempat persembunyian senjata dan pusat operasi, sebuah tuduhan yang berulang kali dibantah oleh otoritas kesehatan dan staf medis di Gaza. 

Sementara itu, organisasi-organisasi kemanusiaan memperingatkan bahwa sistem kesehatan Gaza berada di ambang kehancuran, dengan semakin banyak rumah sakit yang tidak lagi beroperasi.

Mohammed Sinwar diketahui mengambil alih kepemimpinan Hamas di Gaza setelah kakaknya, Yahya Sinwar, tewas dalam serangan udara Israel pada Oktober 2024.

Perang antara Israel dan Hamas meletus pada 7 Oktober 2023, setelah serangan mendadak oleh kelompok bersenjata Hamas menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan menyandera ratusan lainnya.

Sejak saat itu, lebih dari 54.000 warga Palestina, mayoritas wanita dan anak-anak, telah terbunuh akibat operasi militer Israel, menurut catatan Kementerian Kesehatan Gaza.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Koops TNI Papua Gelar Baksos di Panti Asuhan Santa Susana Mimika

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:09

Mahfud MD Usul Fraksi DPR Dibikin Dua Blok

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:00

Wakapolri Ingin Setiap Kebijakan Polri Bisa Dipertanggungjawabkan secara Ilmiah

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:33

Jimly Asshiddiqie Usul Masa Jabatan KPU seperti MK

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:20

Iran Menolak Tunduk kepada Trump

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:09

Inilah 11 Pimpinan Baru Baznas

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:40

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:25

Setara Institute Catat 221 Pelanggaran KBB Sepanjang 2025

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:15

Operasional TPST Bantargebang Ditargetkan Pulih dalam Sepekan

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:01

Pramono-Rano Berhasil Tuntaskan PR Pemimpin Terdahulu

Selasa, 10 Maret 2026 | 23:29

Selengkapnya