Berita

Penyerang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri/Dok Kompas

Sepak Bola

Jepang Berpotensi Turunkan Lapis Kedua saat Hadapi Indonesia, Egy: Sama Saja

MINGGU, 08 JUNI 2025 | 03:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Timnas Indonesia tak akan memandang remeh Jepang yang akan menurunkan tim lapis kedua pada laga pamungkas putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Selasa, 10 Juni 2025. 

Jepang dinilai memainkan tim lapis kedua karena ada tujuh pemain debutan yang dipanggil pelatih Hajime Moriyasu untuk menjalani laga pada bulan ini. 

Hasilnya, Jepang dipaksa menelan kekalahan 0-1 dari Australia pada Kamis kemarin, 6 Juni 2025.


Toh gol Australia yang dicetak pada menit akhir laga menunjukkan bahwa Jepang tetap bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata meski menurunkan lapis kedua.

"Kan belum tahu (Jepang menurunkan) skuad kedua atau enggak. Melawan Australia kemarin memainkan pemain muda kalau tidak salah. Jadi, bisa jadi skuad utama (lawan Indonesia). Tapi, skuad utama, kedua, ketiga sama sajalah," ujar penyerang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri kepada wartawan sebelum bertolak ke Jepang, Sabtu 7 Juni 2025. 

Egy menegaskan, Indonesia tetap mengincar kemenangan agar bisa menutup Kualifikasi Piala Dunia dengan indah. Laga Jepang vs Indonesia akan digelar di Suita City Football Stadium, Osaka, Selasa 10 Juni 2025.

"Yang pasti, kami menjalankan taktik yang diinginkan pelatih. Sampai sana kami langsung latihan dan mengikuti apa yang akan diberikan pelatih. Saya rasa semua pemain siap bermain dan siap memberikan yang terbaik," kata Egy.

"Semua pemain pasti ingin menang, kami ingin menampilkan yang terbaik. Jadi ingin memberi kesan terbaik di laga terakhir ini," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya