Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Bisnis

Data Ekonomi AS Dirilis, Harga Bitcoin Tembus Rp1,7 Miliar

SABTU, 07 JUNI 2025 | 11:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bitcoin kembali menguat dan mencapai harga sekitar 104.455 Dolar AS (sekitar Rp1,7 miliar) pada Sabtu, 7 Juni 2025. Kenaikan ini terjadi setelah munculnya data baru tentang pasar tenaga kerja AS. 

Mata uang kripto terbesar ini sempat tertekan, namun berhasil bangkit dan naik sekitar 4 persen. Kenaikan terjadi setelah dibuka di pasar saham Wall Street, terutama karena adanya laporan bahwa pasar tenaga kerja AS masih kuat.

Sebelumnya, harga Bitcoin sempat turun akibat konflik antara Presiden AS Donald Trump dan bos SpaceX, Elon Musk. Namun, perhatian pasar kini beralih ke arah kebijakan suku bunga yang ditentukan oleh Bank Sentral AS (Federal Reserve/Fed).


Trump kembali mengkritik ketua Fed, Jerome Powell, karena belum juga menurunkan suku bunga di tahun 2025. Ia membandingkan dengan Eropa yang sudah 10 kali menurunkan suku bunga.

“Eropa sudah 10 kali turunkan suku bunga, kita belum satu kali pun. Tapi negara kita tetap hebat," kata Trump, dikutip dari Cointelegraph.

Pasar saat ini memperkirakan kemungkinan pemotongan suku bunga oleh Fed baru akan terjadi setelah pertemuan pada bulan September. Ini berdasarkan data dari alat prediksi milik CME Group (FedWatch Tool).

Sementara itu, data resmi dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa jumlah pekerjaan di luar sektor pertanian (nonfarm payroll) bertambah 139.000 pada bulan Mei, dan tingkat pengangguran tetap 4,2 persen. Ini menandakan bahwa ekonomi AS masih cukup kuat, sehingga belum ada urgensi untuk menurunkan suku bunga.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya