Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Harga Emas Dunia Ambruk Setelah Rilis Data Tenaga Kerja AS

SABTU, 07 JUNI 2025 | 08:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia merosot drastis lebih dari 1 persen setelah laporan data pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari perkiraan. 

Laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan pekerja nonpertanian meningkat 139.000 pada bulan Mei, dibandingkan dengan perkiraan kenaikan 130.000. 

Tingkat pengangguran berada pada 4,2 persen, sesuai dengan perkiraan. 


Situasi geopolitik juga mempengaruhi harga emas, Kebijakan perdagangan masih menjadi kekhawatiran pasar meskipun Presiden AS Donald Trump telah berbicara dengan Presiden China Xi Jinping untuk memperbaiki perselisihan sebelumnya. 

Dikutip dari Reuters, harga emas spot turun 1,1 persen menjadi 3.316,13 Dolar AS per ons, pada Jumat 6 Juni 2025 atau Sabtu pagi WIB. 

Kendati melemah, harga emas masih menguat 0,8 persen dalam sepekan terakhir. Penguatan dalam sepekan ini menjadi kabar baik setelah harga emas terpuruk 2,02 persen pada pekan sebelumnya.

Harga emas berjangka AS ditutup 0,8 persen lebih rendah pada 3.346,60 Dolar AS.

Harga perak spot turun 0,5 persen menjadi 35,96 Dolar AS, setelah mencapai level tertinggi lebih dari 13 tahun sebelumnya.

Platinum naik 2,5 persen menjadi 1.158,20 Dolar AS, tertinggi sejak Maret 2022. Paladium naik 3,9 persen menjadi 1.045,45 Dolar AS.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya