Berita

Elon Musk/Ist

Dunia

Kekayaan Elon Musk Ambles Rp544 Triliun dalam Sehari

SABTU, 07 JUNI 2025 | 00:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Orang terkaya di dunia, Elon Musk, mengalami pukulan telak. Kekayaan bos Tesla itu tercatat ambles hingga 34 miliar dolar AS atau sekitar Rp544 triliun hanya dalam sehari pada Kamis 5 Juni 2025

Penurunan drastis tersebut tercatat sebagai salah satu kerugian harian terbesar yang pernah dialami Musk, sebagaimana dilaporkan Bloomberg Billionaires Index.

Mengutip Business Insider, Jumat 6 Juni 2025, konflik panas antara Musk dan Presiden AS Donald Trump menjadi salah satu pemicu utama. 


Musk terang-terangan mengkritik kebijakan fiskal Trump, termasuk pemangkasan pajak dan penghapusan insentif kendaraan listrik yang berdampak langsung terhadap bisnis Tesla.

Trump yang tak tinggal diam, membalas dengan ancaman pembatalan kontrak federal untuk perusahaan-perusahaan milik Musk. Ketegangan ini langsung berdampak pada pasar saham.

Pada Kamis sore, Musk menyulut kontroversi baru dengan unggahannya di platform X yang menyatakan bahwa “Trump tidak akan pernah memenangkan kembali Gedung Putih tanpa bantuannya.”

Tak lama berselang, saham Tesla terjun bebas hingga 14 persen, yang menyebabkan nilai kapitalisasi pasar perusahaan terkikis hingga 138 miliar Dolar AS.

Buntutnya, Bloomberg Billionaires Index mencatat kekayaan Musk susut 34 miliar Dolar dalam sehari menjadikannya salah satu kerugian terbesar dalam sejarah pengusaha teknologi itu.

Ini bukan kali pertama aksi Musk di media sosial membuat kekayaannya tergelincir. Pada November 2021, Musk pernah membuat jajak pendapat kepada 3,5 juta pengikutnya di Twitter soal apakah ia harus menjual 10 persen saham Tesla miliknya. Sebanyak 57 persen menjawab “Ya”.  

Hasil unggahan tersebut membuat aham Tesla anjlok 16 persen dalam seminggu, dan kekayaannya menyusut kala itu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya