Berita

Donald Trump dan Xi Jinping/Kolase RMOL

Dunia

Trump dan Xi Bicara di Telepon Lebih dari Satu Jam

JUMAT, 06 JUNI 2025 | 07:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perselisihan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China sedikit mereda setelah pemimpin kedua negara melakukan percakapan telepon pada Kamis 5 Juni 2025 waktu AS. 

Dalam uanggahannya di media sosial, Trump mengakui hubungan perdagangan dengan China sempat "keluar jalur" tetapi sekarang "kami dalam kondisi yang sangat baik". 

"Panggilan telepon tersebut berlangsung sekitar 1,5 jam, dan menghasilkan kesimpulan yang sangat positif bagi kedua negara," tulis Trump di media sosial Truth Social, dikutip dari AFP.


Saham naik karena investor berharap diskusi tersebut akan meredakan perselisihan. 

Trump mengatakan percakapan selama satu setengah jam itu difokuskan hampir seluruhnya pada perdagangan. 

AS, kata Trump akan terus menjalankan kebijakan "Satu China" selain itu perundingan ekonomi dan perdagangan kedua negara di Jenewa sangat berhasil dan konsensus sudah disepakati.

"AS bersedia bekerja sama dengan China untuk melaksanakan konsensus tersebut. AS menyambut baik mahasiswa China untuk belajar di AS," kata Trump.

Sementara, PresidenXi Jinping mengatakan Beijing telah mematuhi persyaratan gencatan senjata tarif yang disepakati oleh kedua negara bulan lalu di Jenewa, bahkan ketika pejabat AS mengeluh bahwa kontrol ekspor pada tanah jarang belum juga dicabut. 

China, kata Xi, tulus tapi juga menjaga prinsip.

Xi juga telah memperingatkan Trump dalam percakapan telepon itu tentang Taiwan, setelah adanya laporan bahwa AS meningkatkan pengiriman senjata ke sana.

AS perlu menangani masalah Taiwan dengan hati-hati untuk mencegah sejumlah kecil separatis "kemerdekaan Taiwan" yan akan menyeret China dan AS ke dalam situasi konflik dan konfrontasi yang berbahaya.

Hubungan AS dan China telah memburuk dalam beberapa minggu terakhir, dengan kedua belah pihak saling menuduh melanggar gencatan senjata perdagangan yang menurunkan tarif dari yang tertinggi. 

Panggilan telepon antara para pemimpin tersebut menandai kontak formal pertama mereka yang diketahui sejak Trump menjabat.

Trump telah lama mengatakan bahwa pembicaraan langsung dengan Xi adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan perbedaan antara kedua negara, tetapi pemimpin Tiongkok tersebut sejauh ini enggan untuk berbicara di telepon dengan mitranya dari Amerika ” dan lebih memilih agar para penasihat merundingkan isu-isu utama.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

KPK Segel Sejumlah Lokasi Usai OTT Pemalang

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:59

Bupati Pemalang Diduga Terima Uang Proyek hingga Jual Beli Jabatan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:52

Prabowo Minta Pamong Praja Tinggalkan Birokrasi Berbelit, Utamakan Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:47

Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK Saat Berada di Jakarta

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:40

Piala Dunia Dongkrak Penjualan, Coca-Cola Naikkan Target Laba 2026

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:34

Naik MRT Jakarta Kini Bisa Pakai Kartu Kredit

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:32

Kaesang Punya Loyalis Tapi PSI Belum Tentu Lolos Senayan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:27

Penasihat PWI Pusat Minta Laporan Polisi terhadap Hotman Paris Dilanjutkan

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:27

OTT Pemalang, KPK Amankan 21 Orang dan Sita Uang Lebih dari Rp2 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:26

Prabowo Bangga Lulusan Terbaik IPDN Berasal dari Keluarga Buruh hingga Petani

Rabu, 29 Juli 2026 | 11:15

Selengkapnya