Berita

Anggota DPD RI Happy Djarot meninjau pelaksanaan uji coba SLP di SMPN 28 Johar Baru, Jakarta Pusat/Ist

Nusantara

Beda dari Dedi Mulyadi, Ini Pola Pemprov DKI Tangani Kenakalan Remaja

KAMIS, 05 JUNI 2025 | 13:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merancang program Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) yang akan diterapkan di semua jenjang pendidikan (SD, SMP, SMA/sederajat) mulai tahun ajaran 2025/2026. 

Program SLP ini bukan cuma ditujukan bagi pelajar bermasalah, namun dirancang sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib yang bertujuan membangun pemahaman dan praktik nilai-nilai karakter bangsa di kalangan pelajar Jakarta. 

Disebutkan, program ini dirancang komprehensif, mulai dari pembelajaran teori, praktik lapangan, hingga penerapannya dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.


Program ini sangat berbeda dari gagasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengirim anak-anak 'bermasalah' ke barak militer.
 
Anggota DPD RI asal DKI Jakarta, Happy Djarot turut meninjau pelaksanaan uji coba SLP di SMPN 28 Johar Baru, Jakarta Pusat. Ia mengaku kagum atas perkembangan para pelajar yang mengikuti program tersebut. 

“Anak-anak SLP memiliki wawasan kebangsaan yang lebih luas, berani tampil, dan telah dilatih untuk mencegah diri dari perbuatan negatif. Salut atas kerja keras sekolah bersama berbagai pihak,” kata Happy dalam keterangannya yang dikutip Kamis 5 Juni 2025.

Program SLP sendiri bukan gagasan tiba-tiba. Selama 1,5 tahun terakhir, SLP telah diuji coba di dua sekolah, yakni SDN Lagoa 07 Jakarta Utara dan SMPN 28 Jakarta Pusat, dengan hasil yang dinilai positif. 

Uji coba ini didampingi oleh Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila (YPLP) serta peneliti dari Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan Provinsi Jakarta.

Program ini, menurut Happy, tidak hanya menanamkan nilai Pancasila semata, tapi juga mengasah berbagai aspek hidup pelajar, seperti pola hidup sehat, kepedulian lingkungan, serta jiwa kewirausahaan. 

“Saya sepakat dengan konsep SLP. Nilai Pancasila akan lebih hidup jika berkorelasi positif dengan kualitas hidup pelajarnya,” kata Happy.

Happy berharap, keberhasilan dua sekolah percontohan ini menjadi pemantik bagi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk memperluas program ke seluruh sekolah di Jakarta. 

“Kalau bisa diterapkan di semua sekolah, saya yakin akan sangat membantu membentuk sikap mental pelajar yang berakhlak mulia dan mandiri,” pungkas Happy.



Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya