Berita

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

PDIP Paling Bahagia terkait Isu Pemakzulan Gibran

KAMIS, 05 JUNI 2025 | 11:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Forum Purnawirawan Prajurit TNI resmi mengirim surat kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk mendesak pemakzulan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Menanggapi hal ini, Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyatakan bahwa belum terlihat siapa pihak yang diuntungkan secara langsung dari desakan tersebut. 

Namun, Adi menilai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi pihak yang paling "berbahagia" atas munculnya isu ini.


"Kalau dikalkulasi belum kelihatan siapa yang mendapatkan untung, tapi kalau melihat suasana hatinya, yang paling bahagia itu memang rasa-rasanya PDIP," ujar Adi lewat kanal YouTube, Kamis 5 Juni 2025.

Adi mencontohkan pernyataan salah satu elite PDIP, Andreas Hugua Pareira yang menyebut isu pemakzulan tersebut akan dibacakan dalam sidang paripurna. 

Sebaliknya, Partai Golkar, menurut Adi, menunjukkan sikap berbeda, menganggap proses ini terlalu panjang dan harus berlandaskan konstitusi.

"Ketika ada kaitannya dengan Gibran dan  Jokowi, hal-hal yang sifatnya pemakzulan, saya kira satu-satunya partai politik yang paling bahagia pasti PDIP," ungkap Adi.

Melalui surat bernomor 003/FPPTNI/V/2025, Forum Purnawirawan Prajurit TNI menyampaikan pandangan hukum terhadap proses politik dan hukum yang mengantarkan Gibran menjadi Wapres. 

Sebagai bagian dari masyarakat sipil yang menjunjung tinggi konstitusi, etika kenegaraan, dan prinsip demokrasi yang sehat, Forum Purnawirawan Prajurit TNI merasa harus mengusulkan pemakzulan putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu.




Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya