Berita

Dewan Keamanan PBB/Net

Dunia

Sendirian, AS Veto Gencatan Senjata Gaza Meski Mayoritas DK PBB Setuju

KAMIS, 05 JUNI 2025 | 10:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Amerika Serikat memveto resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang menyerukan “gencatan senjata segera, tanpa syarat, dan permanen” antara Israel dan Hamas di Gaza pada Rabu waktu setempat, 4 Juni 2025. 

Langkah ini menjadikan AS satu-satunya negara di antara 15 anggota dewan yang menolak rancangan tersebut, sementara 14 negara lainnya mendukung penuh usulan yang digagas di tengah memburuknya krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.

Resolusi yang diveto tersebut juga menuntut akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan ke wilayah yang kini dihuni lebih dari dua juta orang dan tengah menghadapi ancaman kelaparan akut.


Penjabat Duta Besar AS untuk PBB Dorothy Shea membela keputusan negaranya dengan menyatakan bahwa resolusi tersebut gagal mengutuk Hamas secara eksplisit.

“Amerika Serikat telah menegaskan: Kami tidak akan mendukung tindakan apa pun yang gagal mengutuk Hamas dan tidak menyerukan Hamas untuk melucuti senjata dan meninggalkan Gaza,” ujar Shea dalam pidatonya sebelum pemungutan suara, seperti dimuat Reuters.

Ia menambahkan bahwa resolusi itu berisiko merusak upaya diplomatik yang dipimpin AS untuk mencapai gencatan senjata yang dinegosiasikan.

Sebagai sekutu terdekat Israel dan pemasok utama senjata, posisi Washington kembali menegaskan dukungannya terhadap operasi militer Tel Aviv, yang menurut pemerintah Israel bertujuan untuk mengeliminasi Hamas dari Gaza.

Veto AS segera memicu kecaman luas. Hamas menyebut tindakan Washington sebagai “bias buta pemerintah AS terhadap Israel”. 

Duta Besar Slovenia untuk PBB, Samuel Zbogar, dalam pidatonya yang emosional mengatakan: “Sudah cukup penderitaan warga sipil. Sudah cukup makanan digunakan sebagai senjata. Sudah cukup.”

Duta Besar Inggris untuk PBB, Barbara Woodward, juga menyuarakan kritik keras terhadap kebijakan Israel yang memperluas operasi militernya dan membatasi bantuan kemanusiaan.

“Itu tidak dapat dibenarkan, tidak proporsional, dan kontraproduktif,” tegasnya.

Di tengah perdebatan diplomatik ini, perang terus berkecamuk. Pada hari yang sama dengan pemungutan suara, otoritas kesehatan di Gaza melaporkan 45 warga Palestina tewas akibat serangan Israel. Israel juga melaporkan seorang tentaranya tewas dalam pertempuran darat.

Sejak serangan mendadak Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan membawa 250 sandera, serangan balasan Israel telah menewaskan lebih dari 54.000 warga Palestina menurut pihak Gaza. Sebagian besar korban adalah warga sipil, dengan ribuan lainnya masih hilang di bawah reruntuhan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya