Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi/RMOL

Presisi

3.270 Personel Gabungan Amankan Laga Indonesia Vs China

KAMIS, 05 JUNI 2025 | 09:56 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 3.270 personel gabungan disiagakan untuk mengawal pertandingan Zona Asia Grup C antara Timnas Indonesia dan Timnas China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat pada Kamis malam, 5 Juni 2025 pukul 20.45 WIB 

"Terdiri dari Satuan Tugas Daerah (Satgasda) 2.678 personel, Satuan Tugas Resor (Satgasres) 254 personel, BKO TNI, Mabes dan Pemda ada 338 personel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi dalam keterangan resmi.

Pengerahan pengamanan akan dilakukan di luar dan dalam stadion demi menjamin keamanan dan kelancaran pertandingan.


Terutama menjaga situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di sekitar lokasi serta memberikan rasa aman kepada pemain, ofisial, panitia, dan penonton.

Sementara untuk rekayasa lalu lintas, Ade Ary menjelaskan, bersifat situasional melihat eskalasi kendaraan yang ada di lapangan. 

Dengan begitu, Ade Ary mengimbau kepada para masyarakat yang akan menyaksikan secara langsung di stadion agar tetap tertib, damai dan sportif. 

"Dengan tidak membawa senjata tajam, minuman keras, atau barang terlarang lainnya, mengikuti arahan petugas keamanan di lapangan dan disarankan datang lebih awal untuk menghindari kemacetan dan pemeriksaan berlapis," kata Ade Ary. 

Dalam laga ini, Timnas Indonesia akan menghadapi China untuk menjaga kans lolos ke panggung utama sepak bola, Piala Dunia 2026.

Indonesia kini menghuni posisi keempat di klasemen sementara Grup C dengan raihan sembilan poin.

Raihan itu membuat unggul tiga poin atas dua tim, yakni Bahrain dan China.



Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya