Berita

Rapat Kabinet Merah Putih/Ist

Politik

Jangan Kasih Ampun Pejabat Korupsi

RABU, 04 JUNI 2025 | 11:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pejabat yang melanggar sumpah jabatan dan mengkhianati rakyat. 

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam pidato peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kompleks Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, pada Senin 2 Juni 2025.

Prabowo menyatakan bahwa dirinya tidak akan ragu dalam mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan penyelewengan dan korupsi.


Menanggapi pidato tersebut, pengamat politik Adi Prayitno menilai, pernyataan Presiden Prabowo menunjukkan bahwa korupsi masih menjadi musuh utama bangsa saat ini.

“Ketika Presiden bicara tentang masih banyak kebocoran, penyelewengan, dan korupsi, itu harus dijadikan konsentrasi utama. Praktik semacam ini tidak bisa ditolerir,” ujar Adi lewat kanal YouTube miliknya, Rabu 4 Juni 2025.

Adi juga mengapresiasi penegakan hukum yang dinilai sudah mulai menunjukkan hasil dengan terungkapnya sejumlah kasus. Namun, ia menekankan bahwa pejabat publik harus bertanggung jawab atas sumpah jabatan mereka.

“Kalau memang tidak sanggup, harus segera dievaluasi. Ini saatnya Presiden bertindak tegas. Jangan kasih ampun,” tegasnya.

Ia menambahkan, supremasi hukum adalah kunci bagi kemajuan bangsa. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu, tanpa memandang suku, agama, partai, atau golongan.

“Kalau ada pejabat, baik itu menteri, wakil menteri, maupun kepala lembaga yang kinerjanya tidak bagus, ini adalah momen yang tepat bagi presiden untuk mengganti mereka dengan semangat baru," pungkasnya.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya