Berita

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan/RMOLJabar

Nusantara

Farhan akan Aktifkan Kembali Bus Sekolah Warisan Ridwan Kamil

RABU, 04 JUNI 2025 | 09:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Puluhan bus sekolah dan Trans Metro Bandung (TMB) milik Pemkot Bandung terbengkalai di halaman Kantor Dinas Perhubungan, Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Bus sekolah tersebut diluncurkan Ridwan Kamil saat menjabat sebagai Wali Kota Bandung pada 30 Desember 2013.

Puluhan bus tersebut kondisinya memprihatinkan beberapa dibiarkan terlalu lama terparkir. Sebagian lainnya bahkan terkena genangan air saat hujan deras melanda.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan pihaknya akan melakukan peninjauan menyeluruh terhadap layanan bus sekolah, khususnya bersama Dinas Perhubungan.


"Kemarin memang ada kendala. Beberapa bus terlalu lama diparkir dan sebagian terkena banjir. Ini akan kami evaluasi," kata Farhan, Rabu 4 Juni 2025.

Ketika ditanya soal kemungkinan mengoperasikan kembali bus-bus tersebut, Farhan belum bisa memberi kepastian penuh. 

Namun Farhan membuka peluang untuk mengaktifkan layanan bus sekolah itu lagi, dengan syarat seluruh aspek teknis dan anggaran diperhitungkan secara matang.

"Sekarang belum semua armada beroperasi penuh, ada beberapa unit yang masih tidak operasional. Akan kami cek dulu," kata Farhan.

Menurut Farhan, jika layanan bus sekolah dan TMB akan kembali dijalankan, Pemkot Bandung harus terlebih dahulu menghitung ulang seluruh kebutuhan pendukungnya.

"Ya, kemungkinan besar akan diaktifkan kembali. Tapi kita perlu menghitung ulang anggaran, termasuk biaya perbaikan, perawatan, serta honor pengemudi," kata Farhan dikutip dari RMOLJabar.

Berdasarkan data Dishub Kota Bandung, terdapat 36 unit bus sekolah dengan rincian 14 unit sudah dilelang, lima beroperasi, 16 rusak berat, dan satu unit merupakan hibah dari Pomdam.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya