Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Laba Maskapai Dunia Diprediksi Tembus Rp587 Triliun Tahun Ini

SELASA, 03 JUNI 2025 | 16:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Industri maskapai penerbangan global diprediksi akan mencetak rekor laba baru pada 2025. 

Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) memperkirakan total keuntungan sektor ini akan mencapai 36 miliar Dolar AS, atau setara Rp587 triliun.

Angka tersebut meningkat dari laba industri penerbangan global tahun 2024 yang tercatat sebesar 32,4 miliar Dolar AS (Rp528 triliun).


Direktur Jenderal IATA, Willie Walsh, mengingatkan bahwa stabilitas industri penerbangan tidak boleh diganggu oleh ketegangan geopolitik maupun kebijakan ekonomi proteksionis.

"Setiap pajak baru, peningkatan biaya bandara atau navigasi, guncangan permintaan, atau regulasi yang semakin berbelit akan menguji ketahanan industri," tegasnya dalam rapat tahunan IATA yang digelar di India, Senin 2 Juni 2025 waktu setempat.

Lebih lanjut, IATA memproyeksikan pendapatan total industri penerbangan pada 2025 akan mencapai 979 miliar Dolar AS, angka tertinggi sepanjang sejarah. Kenaikan ini melonjak 1,3 persen dibanding tahun sebelumnya.

Saat ini IATA sendiri mewakili sekitar 350 maskapai penerbangan dari seluruh dunia, yang menguasai lebih dari 80 persen lalu lintas udara global.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya