Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Bisnis

Sberbank Rusia Luncurkan Obligasi Terkait Bitcoin untuk Investor Lokal

SELASA, 03 JUNI 2025 | 14:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bank terbesar di Rusia, Sberbank, resmi meluncurkan produk keuangan baru berupa obligasi yang terhubung dengan harga Bitcoin pada Senin, 2 Juni 2025, waktu setempat.

Dikutip dari Coincu, obligasi ini dirancang khusus untuk investor di Rusia. Keuntungannya tergantung pada pergerakan harga Bitcoin dan nilai tukar Dolar AS terhadap Rubel (USD/RUB).

Produk ini memungkinkan investor mendapatkan keuntungan dari naik-turunnya harga Bitcoin tanpa perlu membeli Bitcoin langsung atau menggunakan bursa luar negeri. Semua transaksi dilakukan dalam mata uang Rubel Rusia, sehingga tidak memerlukan dompet kripto atau akun di platform luar negeri.


Dengan cara ini, produk tersebut sejalan dengan hukum dan sistem keuangan Rusia, dan memberikan kemudahan bagi investor dalam negeri untuk mengakses investasi berbasis kripto.

Pasar menyambut baik peluncuran ini. Para ahli menyebut langkah ini sebagai bagian dari semakin diterimanya aset kripto secara resmi di Rusia. Kerja sama antara Sberbank dan Bank Sentral Rusia juga dinilai sebagai strategi penting untuk memperkuat sistem keuangan nasional.

Penelitian dari Coincu menyatakan bahwa inovasi ini bisa membuka jalan menuju regulasi dan produk keuangan baru di Rusia. Jika berhasil, model ini bisa ditiru oleh negara-negara berkembang lainnya.

“Jika ini berhasil dan diizinkan, akan tercipta ‘dunia baru’ bagi instrumen investasi kripto tanpa perlu benar-benar memiliki kriptonya,” kata Zozulya, Direktur Pemasaran Global Sberbank.

Sementara itu, data dari Coin Market menunjukkan bahwa harga Bitcoin saat ini sekitar 106.000 Dolar AS. Kapitalisasi pasarnya mencapai 2,07 triliun Dolar, dan menguasai 63,56 persen dari seluruh pasar kripto. Dalam 90 hari terakhir, harga Bitcoin naik 25,68 persen, menunjukkan pasar yang masih sangat fluktuatif.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya