Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Produksi Global Mobil Honda Anjlok Hampir 10 Persen Hingga April 2025

SELASA, 03 JUNI 2025 | 12:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Produksi mobil global Honda dilaporkan merosot pada empat bulan pertama tahun ini. 

Data terbaru menunjukkan bahwa raksasa otomotif asal Jepang itu hanya memproduksi 1,16 juta unit kendaraan secara global hingga April 2025. Angka ini turun hampir 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Mengutip Just Auto pada Selasa 3 Juni 2025, penurunan ini terjadi di hampir seluruh wilayah produksi utama Honda, baik di dalam maupun luar negeri.


Produksi domestik di Jepang tercatat turun lebih dari empat persen menjadi 215.989 unit. Sementara itu, produksi luar negeri mencatatkan penurunan lebih tajam sebesar 11 persen menjadi hanya 946.671 unit.

Asia menjadi wilayah yang paling terdampak, dengan penurunan produksi hingga 25 persen menjadi 363.443 unit. Di kawasan ini, penurunan terbesar terjadi di China, di mana produksi anjlok sekitar 30 persen.

Sementara itu, produksi di Amerika Utara relatif stabil meskipun masih menurun tipis kurang dari satu persen menjadi 550.067 unit. 

Penurunan tersebut sebagian besar disumbang oleh berkurangnya produksi hampir empat persen di Amerika Serikat (AS), menyusul adanya tarif impor Presiden Donald Trump.

Sementara itu, pada bulan April 2025 saja perusahaan tersebut juga melaporkan penurunan produksi global sebesar 12 persen menjadi 279.094 unit.

"Produksi di Jepang turun sebesar 16 persen menjadi 47.806 unit sementara produksi luar negeri turun sebesar 11 persen menjadi 231.288 unit. Secara global turun 12 persen," tulis laporan tersebut.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya