Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Buni Yani:

Jokowi 10 Tahun Selalu Melanggar Pancasila

SELASA, 03 JUNI 2025 | 10:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Peneliti media dan politik Buni Yani merespons ketidakhadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi pada acara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin kemarin, 2 Juni 2025.

"Terkonfirmasi Jokowi memang sedang menghadapi masalah kesehatan. Ajudannya mengatakan Jokowi kemarin tidak bisa mengikuti Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila karena sedang sakit kulit," kata Buni Yani dikutip dari unggahan akun Facebook pribadinya, Selasa 3 Juni 2025.

Namun, Buni Yani menduga ketidakhadiran Jokowi lantaran Gedung Pancasila tidak mau didatangi orang yang selama 10 tahun selalu melanggar Pancasila. 


"Jokowi memerintah secara bengis, memenjarakan aktivis tidak bersalah, melakukan adu domba antar anak bangsa, anti Islam, memelihara buzzer, dan banyak perbuatan anti Pancasila lainnya," kata Buni Yani.

"Bagi para korban kekejaman Jokowi, sakit Jokowi adalah azab yang sedang berjalan kepadanya," sambungnya.

Diketahui, peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah tokoh bangsa.

Tokoh bangsa yang hadir antara lain Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, dan Wapres ke-6 Try Sutrisno.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya