Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (tangkapan layar/RMOL)

Politik

Jangan Anggap Remeh Sentilan Prabowo ke Pejabat Negara

SELASA, 03 JUNI 2025 | 08:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pidato Presiden Prabowo Subianto saat peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025 di Jakarta, bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi sinyal serius bahwa pemerintah ingin menegakkan kembali nilai-nilai Pancasila secara nyata dan menyeluruh.

Demikian dikatakan pendiri Haidar Alwi Institute, R. Haidar Alwi melalui keterangan tertulisnya, dikutip Selasa 3 Juni 2025.

"Di tengah ancaman ideologi transnasional, kebocoran anggaran, dan tantangan global, Prabowo hadir dengan suara tegas yang menunjukkan komitmen membenahi arah bangsa," kata Haidar.


Haidar menilai keberanian Prabowo menyentil elite pemerintahan dan aparat negara yang menyalahgunakan kekuasaan adalah bentuk introspeksi penting. 

Menurut Haidar, pernyataan Prabowo terkait semua kebocoran harus dihentikan, merupakan pesan moral sekaligus arah kebijakan. 

"Ini bukan sekadar kritik ke luar, tapi koreksi ke dalam," kata Haidar.

Haidar juga menyoroti bagaimana pidato tersebut tidak memecah belah, tidak menyasar kelompok, dan tidak membangun narasi permusuhan antaragama atau etnis. 

Ketika Prabowo berkata, “Pancasila adalah milik semua golongan, semua suku, semua agama,” Haidar menyebut itu sebagai pesan pemersatu yang harus dijaga dalam praktik kebijakan dan ruang publik. 

"Toleransi adalah pilar utama jika Indonesia ingin tetap utuh dalam kebinekaan," kata Haidar.





Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya