Berita

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat meninjau IKN/Istimewa

Politik

Percuma Gibran Pindah ke IKN Kalau Tak Diikuti Kementerian

SENIN, 02 JUNI 2025 | 00:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tahun depan dinilai sebagai langkah penting dalam menegaskan kelanjutan proyek pemindahan ibu kota. 

Namun, Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Priyanto mengingatkan, langkah tersebut harus diikuti oleh kementerian dan lembaga terkait agar tidak kehilangan makna simbolik dan operasional.

“Kan percuma kalau wakil presidennya saja yang pindah ke IKN tapi kementerian dan lembaga yang terkait juga tidak pindah," kata Adi lewat kanal YouTube pribadinya, Minggu 1 Juni 2025.


Menurut Adi, kehadiran Wapres di IKN merupakan kabar baik dan menjadi penanda kuat bahwa polemik seputar kelanjutan proyek ini bisa segera berakhir. 

Namun, analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu menekankan bahwa konsistensi seluruh elemen pemerintahan sangat dibutuhkan.

“Oleh karena itu wajar kalau kemudian tahun depan Wapres berkantor di sana, maka tidak ada lagi cerita, kementerian dan lembaga terkait wajib hukumnya juga pindah ke sana untuk melakukan siklus kehidupan pemerintahan," ujar Adi.

Ia menyatakan bahwa perpindahan tersebut bukan hanya simbol politik, tapi juga harus diikuti dengan kesiapan administratif dan logistik agar fungsi pemerintahan bisa berjalan normal di ibu kota baru.

Gibran melakukan kunjungan kerja ke IKN pada Rabu, 28 Mei 2025, dengan didampingi Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu mengawali kunjungan dengan meninjau Tol Segmen 5B yang progresnya sudah 70 persen.

Dilanjutkan dengan melihat pembangunan Rumah Sakit Abdi Waluyo, Universitas Gunadarma yang baru sekitar 25 persen, hingga RS Hermina dan tiga Kantor Kemenko yang telah rampung. Ia juga mengecek pembangunan Istana Wakil Presiden yang mencapai 42,67 persen dan Rumah Susun ASN 1 yang sudah 97,09 persen.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya