Berita

Event funwalk PIK 2/Ist

Bisnis

Efek Ganda PIK: Ciptakan Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Bisnis

MINGGU, 01 JUNI 2025 | 16:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) kini telah berubah menjadi rumah bagi ribuan pelaku usaha, baik dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga merek global.

Wakil Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Bambang Ekajaya mengatakan, lokasi yang strategis menjadikan PIK magnet bagi pelaku usaha karena didukung infrastruktur mumpuni, khususnya dua akses tol langsung dari Tol Dalam Kota dan Jakarta Outer Ring Road (JORR).

"Adanya dua akses tol langsung menuju PIK, mobilitas penghuni dan pengunjung menjadi sangat mudah. Inilah yang membuat PIK unggul dibanding proyek-proyek properti lainnya,” kata Bambang dikutip Minggu, 1 Juni 2025.


Dengan kelebihan tersebut, PIK menjadi kawasan unggulan yang menopang pertumbuhan ekonomi dan properti nasional pada tahun 2025.

"Dengan UMKM dan brand global yang telah membuka gerai, PIK menciptakan efek berganda, mulai dari penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan bisnis, hingga kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional,” jelas Bambang.

Setelah PIK dan PIK 2, kini pengembangan PIK 3 sedang disiapkan dengan konsep kota terpadu yang futuristik dan berorientasi jangka panjang.

Ekspansi PIK ini, kata Bambang, layak menjadi tolok ukur bagi pengembang lain meski ekonomi global diliputi ketidakpastian.

“PIK bukan sekadar proyek, melainkan motor ekonomi. PIK bukti nyata pembangunan kawasan yang didasari visi jangka panjang, terutama dari sisi infrastruktur dan akses akan menghasilkan pertumbuhan properti berkelanjutan," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya