Berita

Logo PPP/RMOL

Politik

Anies Baswedan dan Amran Sulaiman Dipertimbangkan Masuk Bursa Caketum PPP

SABTU, 31 MEI 2025 | 14:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dinilai memerlukan perubahan signifikan untuk kembali merebut hati rakyat dan memastikan eksistensinya di kancah politik nasional. 

Sosok Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebagai figur eksternal, dinilai potensial untuk memimpin partai berlambang Ka'bah.

“Nama Caketum PPP dari eksternal yang sering menjadi perbincangan positif oleh kader PPP Jakarta adalah Amran Sulaiman dan Anies Baswedan,” ujar Wakil Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Belly Bilalusalam, kepada wartawan, Sabtu 31 Mei 2025. 


Menurut Belly, sosok ketua umum PPP mendatang harus mampu memberikan efek kejut positif di mata masyarakat Indonesia. 

Ia menekankan pentingnya figur yang “paket komplit”: religius dan dekat dengan ulama serta santri, diterima semua kalangan termasuk generasi muda, serta mampu merangkul seluruh komponen internal dan eksternal partai.

“Dan tentu harus kuat plus loyal secara finansial untuk mendukung program-program perjuangan yang bermanfaat di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.

Senada dengan Belly, Wakil Ketua DPW PPP DKI Jakarta lainnya, H. Ichwan Zayadi, menegaskan bahwa perubahan di tubuh PPP merupakan sebuah keniscayaan. 

“Dan berangkatnya dimulai dari perubahan pada sosok ketua umum PPP mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Pengurus DPW PPP Jakarta, Dedy Kurnyawan, menilai saat ini bukan waktunya lagi untuk berdebat tentang kegagalan PPP yang gagal lolos ke parlemen karena tak mencapai ambang batas parlemen (parliamentary threshold). 

Menurutnya, fokus utama PPP ke depan adalah mencari pemimpin yang memiliki figur kuat dan didukung oleh amunisi yang solid untuk menghadapi Pemilu 2029.

“Yang terpenting saat ini adalah menatap ke depan untuk kembali merebut suara rakyat. Oleh karena itu maka fokusnya adalah mencari pemimpin yang punya figur kuat juga amunisi yang kuat untuk menyongsong Pemilu 2029,” kata Dedy.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya