Berita

Ammar (kanan) salah satu mahasiswa Trisakti yang dibebaskan, Jumat, 30 Mei 2025/Ist

Nusantara

Dibebaskan Terakhir, Mahasiswa Trisakti Minta Maaf ke Publik

JUMAT, 30 MEI 2025 | 21:48 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Permintaan maaf disampaikan mahasiswa Universitas Trisakti buntut kerusuhan demonstrasi di Balai Kota Jakarta beberapa waktu lalu.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Ammar, mahasiswa terakhir yang dibebaskan Polda Metro Jaya usai penahanan ditangguhkan hari ini.

"Saya dan teman-teman kemarin ingin meminta maaf atas kegaduhan yang telah terjadi di Balai Kota atas unjuk rasa yang telah kami lakukan,” ujar Ammar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 30 Mei 2025.


Sebelum Ammar, Polda Metro sudah membebaskan 15 mahasiswa Trisakti terlebih dahulu pada Selasa, 27 Mei 2025.

Ammar juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berusaha memperjuangkan proses penangguhan penahanan.

"Terima kasih kepada abang-abang alumni, teman-teman, serta pihak kepolisian yang telah membantu. Dari kampus juga yang telah memberikan support, baik moral maupun moril selama kami di dalam (ditahan),” kata Ammar.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menyebut proses penangguhan penahanan karena status mahasiswa masih aktif berkuliah.

"Selain itu, dari pihak kampus dan rektorat, LKBH dan banyak pihak ikut membantu sehingga penangguhan penahanan ini dimungkinkan,” kata Usman.

Meski sudah dibebaskan, Usman menjelaskan bahwa mahasiswa yang terlibat demo di Balai Kota harus wajib lapor.

"Ada wajib lapor, standarnya seperti itu. Kami juga jelaskan mungkin kalau terganggu dengan jadwal perkuliahan, perlu ada semacam kelonggaran,” demikian kata Usman.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya