Berita

Abdellatif Hammouchi/Net

Dunia

Maroko Dorong Pembentukan Infrastruktur Keamanan di Forum Internasional Moskow

JUMAT, 30 MEI 2025 | 16:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Direktur Jenderal Keamanan Nasional dan Pengawasan Teritorial Maroko, Abdellatif Hammouchi, menghadiri Pertemuan Internasional ke-13 Perwakilan Tinggi untuk Masalah Keamanan yang digelar di Moskow pada 2-"29 Mei. 

Kehadiran Hammouchi mewakili komitmen Kerajaan Maroko dalam kerja sama internasional di bidang keamanan dan pengawasan strategis.

Acara prestisius ini mempertemukan para kepala dan pejabat senior badan keamanan serta intelijen dari lebih dari 100 negara, termasuk perwakilan dari kawasan selatan, timur, dan negara-negara anggota Commonwealth of Independent States (CIS). 


Sejumlah organisasi internasional seperti Collective Security Treaty Organization (CSTO), Eurasian Economic Union (EAEU), dan Shanghai Cooperation Organization (SCO) turut hadir.

Dalam pidato pembukaannya melalui konferensi video, Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan pentingnya membangun arsitektur keamanan global yang adil dan setara. 

Ia juga menyambut baik partisipasi negara-negara Timur dan Selatan yang mendukung prinsip kedaulatan yang adil dan mempromosikan model pembangunan mereka sendiri.

Pertemuan ini mencakup sesi pleno dan konferensi tematik yang membahas isu-isu keamanan global, termasuk meningkatnya ancaman terorisme, kejahatan dunia maya, pelanggaran terhadap infrastruktur vital negara, serta kejahatan terorganisasi lintas negara.

Dalam salah satu sesi, Abdellatif Hammouchi menekankan pentingnya pembentukan infrastruktur keamanan bersama dan tak terpisahkan untuk menetralkan ancaman strategis global.

“Kerja sama yang adil dan setara antara negara-negara merupakan kunci keberhasilan setiap struktur keamanan yang ditujukan untuk menghadapi ancaman dan tantangan strategis saat ini," kata dia, seperti dimuat dalam pernyataan yang diterima redaksi pada Jumat, 30 Mei 2025.

Hammouchi juga menyoroti pentingnya pertukaran informasi yang aman dan segera demi kepentingan keamanan bersama.

“Tugas kewaspadaan yang mendasari upaya proaktif dan tanggung jawab bersama kita memerlukan pertukaran informasi tentang semua ancaman keamanan yang teridentifikasi atau potensial, serta pembagiannya yang aman dan segera demi kepentingan keamanan kolektif kita, berdasarkan prinsip menang-menang,” tegasnya.

Di sela-sela acara, delegasi Maroko mengadakan pertemuan bilateral dengan beberapa kepala dan anggota badan keamanan dari negara-negara sahabat, termasuk Badan Keamanan Federal (FSB) Federasi Rusia. 

Pembicaraan tersebut membahas isu-isu penting dan peluang untuk memperkuat kerja sama bilateral dalam menghadapi risiko dan ancaman bersama.

Kunjungan Hammouchi ini menegaskan posisi penting Maroko sebagai pemain utama dalam upaya menjaga keamanan dan stabilitas internasional. Kehadiran aktif Maroko juga mencerminkan kredibilitas tinggi badan keamanan negara itu di mata para mitra internasional mereka.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya