Berita

Bambang Widjojanto/Rep

Politik

Bambang Widjojanto:

Wajar PDIP Bantu Prabowo Tanpa Masuk Kabinet

JUMAT, 30 MEI 2025 | 14:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sikap PDIP yang siap membantu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tanpa harus masuk dalam kabinet ditanggapi mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto.

Menurut sosok yang akrab disapa BW itu, dalam dunia politik, hal semacam itu merupakan dinamika yang lazim terjadi.

“Politik selalu berwajah banyak, multifaset. Di publik harus diungkapkan bahwa secara politik posisinya berbeda, tapi bukan tidak mungkin ada kerja sama lain yang memungkinkan silaturahmi itu tetap terjadi,” ujar BW lewat kanal YouTube miliknya, Jumat 30 Mei 2025.


BW menjelaskan bahwa dalam praktiknya, partai politik bisa saja tetap berhadap-hadapan dalam isu tertentu, namun bekerja sama dalam hal lain. 

Namun BW menyoroti pentingnya transparansi dalam kerja sama politik. Ia menilai publik bisa merasa dikhianati jika terjadi manipulasi pencitraan yang tidak sesuai dengan kenyataan.

“Yang kemudian tidak disukai publik ketika terjadi manipulasi pencitraan, seolah-olah berhadap-hadapan tapi kerja sama, atau seolah-olah kerja sama tapi sebenarnya berhadap-hadapan,” kata BW.

BW menekankan bahwa apapun strategi politik yang diambil, seharusnya berpijak pada kepentingan rakyat. Ia mendorong agar setiap langkah politik dibuka dan diperiksa secara jernih.

“Pertanyaannya, semua yang dilakukannya itu berpijak kepada kepentingan kemaslahatan nggak? Apa pun pilihan strateginya, kalau bisa dibuka dan kemudian diperiksa, ini bermanfaat nggak bagi kepentingan publik?” tutup BW.




Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya