Berita

Mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi/Ist

Politik

Tudingan Budi Arie ke PDIP dan BG Berpeluang Jadi Bumerang

JUMAT, 30 MEI 2025 | 13:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rekaman suara yang diduga milik mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi beredar luas dan memicu kontroversi. 

Dalam rekaman tersebut, Budi Arie membantah keras keterlibatannya dalam kasus judi online (judol). Ia justru menuding PDIP serta Menko Polhukam Budi Gunawan (BG) berada di balik masifnya pemberitaan terkait judol yang menyeret namanya.

Menanggapi hal ini, mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto, memberikan respons kritis. Ia menilai tudingan terhadap partai politik adalah hal serius dan berimplikasi panjang.


"Menempatkan satu partai politik sebagai orang yang diduga terlibat itu punya konsekuensi berat dan panjang," ujar Bambang Widjojanto yang akrab disapa BW itu lewat kanal YouTube miliknya, Jumat 30 Mei 2025.

BW juga mengingatkan, jika Budi Arie tidak dapat menunjukkan alat bukti yang menguatkan pernyataannya, justru ini bisa menjadi bumerang.

"Kalau Budi Arie tidak bisa mengkonfirmasi alat bukti yang bisa menguatkan pernyataannya, maka akan ada pukulan balik," katanya.

BW merujuk pada potongan audio di mana Budi Arie menyebut, “pada saatnya saya akan buka.” Menurut BW, pernyataan itu bisa jadi hanya gertakan (bluffing) atau strategi menunggu momentum.

“Apakah ini sifatnya bluffing, atau menunggu momentum kalau ada pukulan balik, kemudian dia kontra terhadap pukulan balik itu? Jadi artinya ini masih panjang. Dan ini akan membuat kegaduhan semakin besar,” pungkas BW.

PDIP resmi melaporkan Budi Arie Setiadi, atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan. Laporan ini teregister dengan nomor LP/B/250/V/2025/BARESKRIM tertanggal 27 Mei 2025.

Laporan tersebut dibuat atas inisiatif kader PDIP. Sebab, para kader merasa marah dan sakit hati karena pernyataan Budi Arie soal aliran uang judi online.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya