Berita

Ilustrasi/Net

Global

Saat Gaza Kelaparan, Israel Kirim Domba Idul Adha ke Senegal

JUMAT, 30 MEI 2025 | 12:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menjelang perayaan Idul Adha atau Tabaski di Senegal, kedutaan besar Israel di Dakar kembali mengadakan program rutin mereka yakni mendistribusikan domba kurban kepada keluarga miskin. 

Namun, di tengah eskalasi kekerasan dan blokade yang melanda Gaza, inisiatif ini menuai kritik tajam dari kelompok pro-Palestina di Senegal.

"Ini bukan amal. Ini adalah aksi humas genosida," tegas Saliou Bocoum, anggota koalisi lokal Senegal-Palestina, seperti dimuat The New Arab (TNA) pada Jumat, 30 Mei 2025.


Sejak 2006, distribusi domba menjelang Tabaski menjadi bagian dari program penjangkauan kedutaan Israel yang disebut sebagai kerja sama pembangunan dengan Senegal. 

Namun, tahun ini, tekanan politik global terkait situasi di Gaza membuat aktivitas ini dianggap jauh lebih problematik.

Menurut Bocoum, koalisi mereka telah menyerukan boikot publik sejak 23 Mei. Mereka menolak tidak hanya donasi domba, tetapi juga semua inisiatif kedutaan yang selama ini diterima masyarakat seperti pemberian kurma saat Ramadan, pelatihan pemuda, hingga hadiah untuk para imam.

"Ini adalah aksi humas yang diperhitungkan yang mengeksploitasi kemiskinan kami," lanjut Bocoum. Ia menambahkan bahwa banyak warga Senegal sebenarnya tidak menyadari asal-usul atau makna politis di balik donasi tersebut.

Sebagai negara dengan lebih dari separuh penduduk hidup di bawah garis kemiskinan, dilema sosial muncul. Bagi sebagian keluarga, menolak sumbangan domba terasa mustahil. 

Namun, bagi para aktivis, menerima bantuan itu berarti “memunggungi Palestina” dan “melupakan mayat-mayat di Gaza.”

Sejak Oktober 2023, Israel dilaporkan telah membunuh lebih dari 54.000 orang di Gaza, sementara 2 juta penduduk wilayah tersebut berada dalam risiko kelaparan ekstrem. 

Senegal sendiri punya sejarah panjang mendukung perjuangan Palestina. Sejak 1975, Senegal memimpin Komite PBB tentang Pelaksanaan Hak-Hak yang Tidak Dapat Dicabut dari Rakyat Palestina. 

Namun, seperti banyak negara Afrika lainnya, Senegal juga menjalin hubungan diplomatik penuh dengan Israel setelah Perjanjian Oslo, sebagian karena dorongan sekutu Barat.

Di tengah konflik Gaza yang kian memanas, para aktivis menuntut sikap tegas dari pemerintah Senegal. 

Awal tahun ini, duta besar baru Israel menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Senegal yang baru terpilih, Bassirou Diomaye Faye, sebuah langkah yang oleh aktivis disebut "sama sekali tidak pantas."

"Kami menganggapnya persona non grata dan menuntut pengusirannya," tegas Bocoum.

Tak berhenti di situ, minggu ini koalisi Senegal-Palestina berhasil memaksa pembatalan konferensi yang rencananya akan digelar duta besar Israel di Universitas Cheikh Anta Diop di Dakar. Mereka juga menyerukan agar Israel dilarang ikut serta dalam Olimpiade Pemuda 2026 yang akan berlangsung di Dakar.

"Sama seperti Rusia yang dilarang mengikuti olahraga internasional," kata Bocoum, menggambarkan tuntutan mereka.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya