Berita

Jamaah haji /Net

Politik

Komisi VIII Minta Kemenag Beri Kepastian Soal Pengelola DAM Jemaah Haji di Dalam Negeri

JUMAT, 30 MEI 2025 | 12:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kementerian Agama (Kemenag) menyarankan jemaah haji untuk membayar dam atau denda haji di dalam negeri tidak di Arab Saudi.

Untuk itu, anggota Komisi VIII  DPR RI Selly Andriani Gantina mengingatkan agar pemerintah perlu memberi kepastian terkait siapa pengelola dana dam yang besar itu.

"Yang harus kita pahami adalah kepastian yang mengelola terhadap dam dari para jemaah maupun petugas yang melaksanakan ibadah. Ini bukan uang kecil, kemudian ini bukan hewan yang sedikit," kata Selly Gantina kepada RMOL, Jumat, 30 Mei 2025.


"Kalau kita bicara tentang jumlah jamaah, sekitar 221 ribu saja, kalau dikelola pemerintah Indonesia ada 221 ribu ekor yang akan mengelola itu semua," sambungnya.

Ia menuturkan Kemenag belum menentukan pengelola dam para jemaah haji ini dan perlu dilakukan sosialisasi mengenai hal itu.

"Karena pemerintah ini belum menentukan siapa yang mengelola, maka perlu ada transparansi kemudian sosialisasi kepada seluruh KBIHU seluruh jamaah reguler kemudian untuk PIHK untuk jamaah khusus," ujarnya.

Meski demikian, pihaknya mengapresiasi upaya pemerintah untuk melakukan lobi kepada otoritas pemerintahan Arab Saudi agar bisa melakukan dam di Indonesia.

"Saya mengapresiasi ya, dalam upaya lobi pemerintah Indonesia kepada pemerintah Saudi di mana pengelolaan dam bisa dilaksanakan di Indonesia," katanya.

Ia menambahkan pelaksanaan dam ini telah berlangsung namun hanya untuk petugas haji.

"Memang hari ini yang yang sudah berlangsung adalah untuk petugas haji. Tapi yang terkait dengan para jamaah kita belum mendapatkan kepastian apakah di tahun-tahun yang akan datang bisa diberlakukan apa belum," tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya