Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Pasar Galau Soal Tarif Trump, Bursa Eropa Ditutup Melemah

JUMAT, 30 MEI 2025 | 08:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa ditutup lebih rendah saat Pengadilan Perdagangan Internasional memblokir beberapa kebijakan tarif Presiden Donald Trump.

Trump dianggap melampaui kewenangannya dengan mengenakan bea masuk kepada banyak mitra dagang AS. 

Dilaporkan Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup 0,19 persen atau 1,05 poin menjadi 547,88 pada perdagangan Kamis 29 Mei 2025 waktu setempat. 


Ketidakpastian tarif yang sedang berlangsung menyebabkan sebagian besar indeks regional juga ditutup mendatar atau lebih rendah. 

Di Jerman, Indeks DAX merosot 0,44 persen atau 104,96 poin menjadi 23.933,23. 

FTSE 100 Inggris melemah 0,11 persen atau 9,56 poin menjadi 8.716,45. CAC Prancis melemah 0,11 persen atau 8,38 poin menjadi 7.779,72.

Perusahaan semikonduktor Eropa menguat, ASM International melesat 2,7 persen, dan Soitec melambung 3,6 persen. 

Penguatan tersebut menahan kejatuhan indeks teknologi yang lebih luas menjadi 0,2 persen, setelah mencapai level tertinggi sejak awal Maret.

Saham Auto Trader jatuh 11,3 persen dalam penurunan satu hari terbesar sejak Maret 2020 setelah platform otomotif terbesar di Inggris itu gagal mencapai estimasi pendapatan setahun penuh.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya