Berita

Ibu Kota Nusantara (IKN)/RMOL

Politik

Otorita: China Suntik Hampir Rp70 Triliun untuk IKN

KAMIS, 29 MEI 2025 | 20:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dukungan investasi dari China ke Ibu Kota Nusantara (IKN) dilaporkan hampir mencapai Rp70 triliun.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono merinci, sekitar Rp68,4 triliun berasal dari skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) di sektor perumahan, moda unik terpadu (MUT), dan infrastruktur jalan.

Sisanya, sekitar Rp500 miliar berasal dari investasi langsung oleh PT Delonix Bravo Investment.


"Ini merupakan kepercayaan besar, investasi yang sudah berjalan akan berlanjut dan akan terus menjajaki potensi-potensi investasi lainnya," kata Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono dalam keterangan resmi, Kamis, 29 Mei 2025.

Terdapat dua konsorsium besar asal China yang kini tengah mengembangkan proyek KPBU di IKN. Konsorsium CHEC?"IJM menggarap proyek MUT dengan nilai Rp27,1 triliun, sementara konsorsium CSCEC?"CREC menangani pembangunan jalan senilai Rp27,9 triliun. 

Keduanya masih dalam tahap studi kelayakan dan akan melewati proses evaluasi Komite KPBU OIKN sebelum masuk tahapan lelang final.

Di sektor perumahan, konsorsium IJM?"CHEC juga mengusulkan proyek pembangunan 20 menara rumah susun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di kawasan WP 1B, dengan estimasi nilai proyek mencapai Rp13,4 triliun.

Sementara itu, investasi langsung dari PT Delonix Bravo Investment telah terealisasi melalui pembangunan Delonix Nusantara Commercial Complex yang dimulai sejak September 2024. 

Proyek seluas 24.200 meter persegi ini mencakup hotel ramah lingkungan, apartemen servis, ruang ritel, perkantoran, hingga ruang terbuka hijau, dengan nilai investasi sebesar Rp500 miliar.

Hingga 26 Mei 2025, OIKN telah menerima 36 letter of interest dari investor China. 

Sebanyak 32 di antaranya untuk proyek KPBU, sementara 4 lainnya untuk investasi langsung. Sektor yang diminati antara lain energi, digital, perumahan, pengelolaan sampah, transportasi, industri hijau, gaya hidup, hingga media dan penyiaran.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono memastikan pemerintah akan menjamin keberlanjutan proyek-proyek tersebut.

“Dari investasi yang sudah berjalan tersebut kami menjamin pembangunan tidak akan berhenti di tengah jalan. Selain Otorita IKN, Kementerian Keuangan juga akan memberikan jaminan co-guarantee untuk mendukung keberhasilan pembangunan ini,” kata Basuki.

Dukungan juga datang dari Duta Besar China untuk Indonesia, Wang Lutong. Ia mengatakan bahwa Beijing melihat IKN sebagai peluang strategis untuk berinvestasi di kawasan Asia Tenggara. 

“Kami mendorong lebih banyak perusahaan China untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan kota ini,” kata Wang Lutong.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya