Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Kalahkan Apple, Nvidia jadi Perusahaan Paling Bernilai Kedua di Dunia

KAMIS, 29 MEI 2025 | 14:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nilai kapitalisasi pasar Nvidia mencapai sekitar 3,3 triliun Dolar AS, atau sekitar Rp53.000 triliun. Capaian ittu terjadi setelah lonjakan saham Nvidia. 

Dilaporkan Investopedia, saham Nvidia, naik sekitar 3 persen pada perdagangan Rabu, 28 Mei 2025, sehari sebelum perusahaan teknologi tersebut mengumumkan laporan keuangan kuartal pertamanya. 

Pencapaian ini menempatkan Nvidia sebagai perusahaan publik dengan nilai pasar terbesar kedua di dunia setelah Microsoft.


Apple, yang sebelumnya berada di peringkat kedua tergeser posisinya akibat kekhawatiran investor terhadap kemungkinan dikenakannya tarif impor baru oleh pemerintah Amerika Serikat. 

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa Apple bisa menghadapi tarif sebesar 25 persen atas produk iPhone yang dijual di Amerika tetapi diproduksi di negara lain. Ancaman tarif ini membuat para investor khawatir sehingga membuat saham Apple anjlok.

Tak hanya Nvidia yang mencatat kinerja positif, beberapa perusahaan lain yang bergerak di bidang teknologi dan merupakan mitra perusahaan juga mengalami kenaikan harga saham pada hari yang sama. 

Di antara perusahaan tersebut adalah Super Micro Computer, TSMC, Micron Technology, dan Dell Technologies.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya